Pertemuan Evaluasi PPTM Prov. Kalimantan Timur

15 Juni 2015

ditampilkan : 1838 kali

Dalam pertemuan evaluasi program PPTM ini disampaikan kembali review mengenai Kebijakan Program PPTM, Jejaring Kerja PPTM, Surveilans Epidemiologi PTM, Pencatatan Pelaporan PPTM serta Sosialisasi Upaya Berhenti Merokok (UBM). Evaluasi Program PPTM dilakukan dalam bentuk penyajian atau presentasi dari perwakilan 10 Kabupaten/Kota yang hadir mengenai program PPTM yang telah dilaksanakan dan perkembangan program PPTM di masing-masing Kabupaten/Kota serta memaparkan juga permasalahan atau hambatan program yang selama ini dihadapi dalam pelaksanaan dan pengembangan program PPTM tersebut. Dinas Kesehatan Provinsi dalam hal ini Seksi PPTM dan Bencana juga menyampaikan feedback terkait kegiatan program PPTM yang sudah dilaksanakan di seluruh Kab/Kota dalam wilayah Provinsi Kaltim. Di samping itu masing-masing Kabupaten/Kota serta Puskesmas membuat Rencana Tindak Lanjut (RTL) untuk perbaikan dan kemajuan program PPTM selanjutnya.

Dari pertemuan evaluasi yang telah dilaksanakan Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim ini dapat diketahui bahwa pelaksanaan program PPTM di hampir semua Kabupaten/Kota mengalami perkembangan dan kemajuan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini dapat dilihat dari semakin meningkatnya kegiatan terkait program pengendalian PTM yang sudah dilaksanakan di Kabupaten/Kota, meskipun seringkali terkendala dengan minimnya anggaran dan adanya anggapan bahwa program PPTM ini bukan merupakan program prioritas di sektor kesehatan. Di samping itu regulasi terkait Kawasan Tanpa Rokok (KTR) juga sudah terbit di 6 Kabupaten/Kota hingga tahun 2015. Dimana, jumlah Kabupaten/Kota yang sudah memiliki regulasi KTR ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yaitu 4 Kabupaten/Kota dengan regulasi KTR.

Dari evaluasi jumlah posbindu aktif yang ada di Kabupaten/Kota, diperoleh update data bahwa pada tahun 2015 hingga triwulan II jumlah keseluruhan posbindu aktif di Provinsi Kaltim adalah sebanyak 192 buah posbindu. Jumlah ini merupakan hasil verifikasi data dari semua Kabupaten/Kota dimana posbindu yang saat ini benar-benar aktif dan rutin melaksanakan kegiatan deteksi dini faktor resiko PTM di seluruh Kabupaten/Kota adalah sejumlah 192 posbindu tersebut.

Untuk laporan kasus PTM serta faktor resiko PTM akan diperkuat dengan penerapan aplikasi sistem Surveilans Epidemiologi PTM, dimana saat ini yang baru berjalan adalah SE PTM berbasis puskesmas. Sejauh ini baru 2 (dua) Kabupaten/Kota yang mengirimkan laporan data faktor resiko PTM, yaitu Kota Bontang dan Kab. Paser. Sedangkan kelengkapan kasus PTM hingga triwulan II dari semua Kabupaten/Kota cukup baik, dimana sejumlah 6 (enam) Kab/Kota atau sebesar 60% sudah melengkapi laporan kasus PTM hingga bulan April. Namun untuk ketepatan laporan masih sangat kurang, mengingat belum ada Kabupaten/Kota yang mengirimkan laporan tepat waktu, yaitu laporan triwulan diterima paling lambat tanggal 10 dari triwulan yang berjalan, serta diharapkan tetap dilengkapi dengan laporan kasus setiap bulannya.

Dalam pertemuan tersebut dapat dirangkum juga sejumlah permasalahan atau hambatan program yang dihadapi oleh semua Kabupaten/Kota, dimana selanjutnya disepakati langkah perbaikan dan rencana tindak lanjut.

Komentar :


Taufik Noer
10 September 2015

Mantap kaltim... usul aja kalau bisa nanti pertemuan monev user provinsi, kabupaten/kota dan puskesmas, biar makin kompak dan menymakan persepsi

Silakan login atau daftar sebagai member untuk memberi komentar

Berita Terbaru

  • Posbindu PTM di Desa Loa Duri Ilir
    Oleh : Kalimantan Timur

    Pembentukan Posbindu PTM di Desa Loa Duri Ilir Kab.Kutai Kartanegara yang mendapat dukungan penuh dari dana desa untuk pengadaan alat dan rapid test pemeriksaan kesehatan.

    Selengkapnya
  • Skrening Merokok Pada Anak Sekolah
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Skrenng merokok pada anak sekolah dari SMP/sederajat (kelas 7) 6 sekolah dan SMA/Sederajat (kelas 10) 6 sekolah dan terlaksanan dengan baik.

    Selengkapnya
  • Deteksi Dini Perokok Remaja Usia 15-19 Tahun di Kabupaten Barru
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Kegiatan deteksi dini perokok remaja usia 15-19 tahun menggunakan alat Co Analyzer di SMPN 1 Barru, wilayah kerja Puskesmas Padongko.

    Selengkapnya
  • Pemeriksaan Karbon Monoksida (CO) Smoker pada Anak Sekolah di SMA N 1 KALIANDA LAMPUNG SELATAN
    Oleh : Lampung

    Pemeriksaan Karbon Monoksida (CO) Smoker pada Anak Sekolah di SMA N 1 KALIANDA LAMPUNG SELATAN

    Selengkapnya
  • Posbindu Khusus di Terminal Utama Pekkae, Kab. Barru
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Kegiatan pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular pada pengemudi/pengendara kendaraan roda empat menjelang hari raya Idul Adha di Terminal Utama Pekkae Kab. Barru

    Selengkapnya