PENCANANGAN GERAKAN NASIONAL PENCEGAHAN DAN DETEKSI DINI KANKER PADA PEREMPUAN INDONESIA DI KABUPATEN MUARA ENIM

30 April 2015

ditampilkan : 2321 kali

PENCANANGAN GERAKAN NASIONAL PENCEGAHAN DAN DETEKSI DINI KANKER PADA PEREMPUAN INDONESIA DI PUSKESMAS TANJUNG ENIM KABUPATEN MUARA ENIM TANGGAL 21 APRIL 2015

 

Pencanangan Program Nasional Gerakan Pencegahan Dan Deteksi Dini Kanker Perempuan Indonesia dilakukan oleh Bapak Bupati Muara Enim Ir.H.Muzakir Saisohar, dihadiri oleh unsur muspida di Kabupaten Muara Enim, Pimpinan Puskesmas se-kabupaten Muara Enim, Forum Pimpinan Daerah Muara Enim, Perwakilan Dinas Instansi terkait dari Kabupaten Muara Enim, Ketua beserta anggota PKK Kabupaten Muara Enim, Wakil dari Perusahaan BUMD dan BUMN dan undangan lainnya. Kegiatan ini juga diisi dengan penyuluhan mengenai penyakit kanker dan tanya jawab serta di akhiri dengan pelepasan balon di udara sebagai simbol dari perempauan indonesia bebas kanker.

          

Bapak Bupati ketika mencanangan Program Nasional Gerakan Pencegahan Dan Deteksi Dini Kanker Perempuan Indonesia mengatakan, upaya pengendalian penyakit kanker yang efektif perlu dilakukan untuk menurunkan kesakitan dan kematian. Upaya tersebut lebih efektif jika dilakukan pada fase awal karena pada fase ini kurang memberikan gejala pada yang mengalaminya, pencegahan kanker leher rahim atau serviks secara dini merupakan cara yang tepat untuk mencegah penyakit tersebut.

Sementara itu ketua Tim Penggerak (TP) Kabupaten Ibu Hj. Shinta Paramitha Sari SH,M.Hum menyatakan, kanker serviks ini merupakan penyakit nomor satu yang paling mematikan bagi para perempuan di Indonesia, setelah kanker payudara. "Untuk itu, maka sosisalisi dan pemeriksaan pencegahan deteksi dini kanker leher rahim ini sangat penting dilakukan, sehingga akan mempermudah penyembuhan kanker serviks. Dengan deteksi dini jenis penyakit yang cukup banyak menyerang kaum ibu ini, maka diharapkan dapat menyalamatkan kaum ibu," paparnya.

         

Pada tahun 2013 penderita kanker leher rahim (serviks) di kabupaten Muara Enim sebanyak 1 penderita dari puskesmas Tanjung Enim dengan usia 18-54 tahun, kanker payudara sebanyak 2 orang dari puskesmas Muara Enim dengan usia 18-45 tahun dan 2 orang usia lebih dari 55 tahun sedangkan dari puskesmas Tanjung Enim sebanyak 1 penderita usia 18-45 tahun. selebihnya 12 orang penderita kanker payudara dan 6 orang penderita kanker leher rahim (serviks) dari kabupaten Pali. Di tahun 2014 penderita kanker leher rahim (serviks) di Kabupaten Muara Enim sebanyak 6 orang penderita dengan rentang usia 18 – 54 tahun. dimana kejadian tersebut ditemukan pada puskesmas Tanjung Enim, Muara Enim, Tanjung Agung dan Gunung Megang. sedangkan kanker payudara terdapat 11 penderita diwilayah puskesmas Lembak, Muara Enim, Tanjung Agung, Gelumbang, dan Tebat Agung.

     

foto peserta kegiatan pemeriksaan iva dan sadari di poli PTM Puskesmas Tanjung Enim

 

Untuk mendeteksi secara dini kanker leher rahim (serviks) dengan menggunakan iva (inspeksi visual dengan asam asetat). pemeriksaan iva (inspeksi visual dengan asam asetat) sudah bisa dilakukan mulai tanggal 21 april 2014 kedepan pada lima Puskesmas di kabupaten muara enim yaitu puskesmas Tanjung Enim, Muara Enim, Ujan Mas, Gunung Megang dan Tebat Agung. Sementara itu pada Poli PTM yang ada di Puskesmas Tanjung Enim juga dilakukan scrining penyakit kanker leher rahim (serviks) dan sadari dengan menggunakan iva (inspeksi visual dengan asam asetat) pada 35 pasien wanita. Dari pemeriksaan tersebut 35 orang hasil pemeriksaan iva negatif, namun ditemukan 15 orang penderita yang mengalami erosi pada mulut rahim, 5 orang ektropion, polip serviks 2 orang dan kista nabothi 3 orang. Untuk penemuan kasus kanker payudara, dimana pada tindakan sadari 34 orang normal dan 1 orang dirujuk karena terdapat cairan diputing kanannya.

Kanker serviks membutuhkan proses yang sangat panjang yaitu antara 10 hingga 20 tahun untuk menjadi sebuah penyakit kanker yang pada mulanya dari sebuah infeksi. Oleh karena itu, saat tahap awal perkembangannya akan sulit untuk di deteksi, di sarankan para perempuan untuk melakukan test pap smear setidaknya 2 tahun sekali, paling tidak melakukan test IVA (inspeksi visual dengan asam asetat) agar diketahuinya kanker leher rahim (serviks) secara dini. (Written By : Ana Novianty,SST)

Komentar :


Silakan login atau daftar sebagai member untuk memberi komentar

Berita Terbaru

  • Deteksi Dini Perokok Remaja Usia 15-19 Tahun di Kabupaten Barru
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Kegiatan deteksi dini perokok remaja usia 15-19 tahun menggunakan alat Co Analyzer di SMPN 1 Barru, wilayah kerja Puskesmas Padongko.

    Selengkapnya
  • Pemeriksaan Karbon Monoksida (CO) Smoker pada Anak Sekolah di SMA N 1 KALIANDA LAMPUNG SELATAN
    Oleh : Lampung

    Pemeriksaan Karbon Monoksida (CO) Smoker pada Anak Sekolah di SMA N 1 KALIANDA LAMPUNG SELATAN

    Selengkapnya
  • Posbindu Khusus di Terminal Utama Pekkae, Kab. Barru
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Kegiatan pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular pada pengemudi/pengendara kendaraan roda empat menjelang hari raya Idul Adha di Terminal Utama Pekkae Kab. Barru

    Selengkapnya
  • Pemeriksaan IVA dan CBE
    Oleh : Lampung

    Pemeriksaan IVA & CBE Di Desa Mukti Jaya, Wilayah kerja Puskesmas Tri Karya Mulya. Kecamatan. Tanjung Raya

    Selengkapnya
  • Pelatihan Kader Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Penyakit Tidak Menular
    Oleh : Lampung

    Pelatihan Kader Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Penyakit Tidak Menular

    Selengkapnya