Tes kebugaran pegawai Dinkes Kulon Progo

16 September 2014

ditampilkan : 1785 kali

salah satu karyawan diukur tekanan darah

 

Dengan lari-lari kecil maupun jalan cepat karyawan-karyawati Dinas Kesehatan mengikuti tes kebugaran yang diselenggarakan di alun-alun Kota Wates pada hari Jumat (28/2).

     Acara yang baru pertama kalinya dilaksanakan tersebut sempat tertunda seminggu karena terjadinya hujan abu Gunung Kelud yang menyisakan abu tebal di trotoar Alun-alun Wates. Acara yang digelar oleh Seksi Yanmedik dan Rujukan ini rencananya akan dilaksanakan 3 bulan sekali. Menurut Kepala Seksi Yanmedik dan Rujukan dr. Susilaningsih, acara seperti ini merupakan program nasional bagi calon jemaah haji, sedangkan bagi karyawan digunakan untuk mengetahui tingkat kebugaran dan akan diulang tiap tiga bulan dan diharapkan tingkat kebugaran akan meningkat, produktifitas meningkat dan tidak mudah capek.

     Berkenaan dengan peserta dengan tingkat kebugaran kurang Susilaningsih menyampaikan "Bagi peserta dengan tingkat kebugaran yang kurang dianjurkan untuk berolahraga dan tiga bulan kedepan akan dites lagi".

     Dalam pelaksanaan test kebugaran ini dengan berjalan atau jogging mengelilingi Alun-alun Wates pada trotoar bagian dalam sebanyak 2 kali yang diperkirakan sejauh 1,6 km.

     Beberapa hal yang dapat dipetik dari kegiatan test kebugaran ini antara lain dapat dijadikan panduan untuk menjaga dan meningkatkan kebugaran jasmani, dapat dilakukan secara perorangan atau kelompok, relatif aman bagi orang yang memiliki faktor resiko penyakit, mudah dilakukan dan tidak memerlukan alat khusus, yang perlu disiapkan adalah lintasan datar sepanjang 1,6 km, alat pencatat waktu, dan sepatu olahraga, serta dilakukan semampunya dengan berjalan cepat atau berlari secara konstan.

     Prinsip pengukuran yang digunakan dalam tes ini adalah dengan menghitung waktu tempuh yang dibutuhkan masing-masing peserta untuk menempuh jarak 1,6 km. Dari angka tersebut kemudian dimasukkan kedalam tabel berdasarkan jenis kelamin dan kelompok umur, yang akhirnya didapatkan kategori kurang, cukup, baik, atau baik sekali.

     Dari 53 karyawan-karyawati yang mengikuti tes kebugaran terdiri dari 23 orang laki-laki dan 30 orang perempuan , sedangkan hasilnya untuk karyawan laki-laki umur mulai 43 sampai dengan 56 tahun dengan hasil 6 orang kategori cukup, 16 orang baik dan 1 orang baik sekali. Untuk karyawan perempuan umur mulai dari 28 sampai dengan  55 tahun dengan hasil 2 orang kategori kurang, 13 orang  cukup dan 15 orang baik.

     Pada kategori kurang, cukup dan baik masing-masing akan mendapatkan rekomendasi untuk melakukan olahraga sesuai dengan jenis olahraganya maupun lama waktu latihan. (TvS)

Komentar :


Mohd.Ridwan.Y, Am.Kep
18 September 2014

olahraga mampu menguatkan tulang dan menjaga stamina tetap fit......kerjapun jadi tambah semangat......

nivo maulida
02 Oktober 2014

mohon penjelasan bagaimana pengukuran standarnya bisa dikatakan baik, cukup atau kurang?

Silakan login atau daftar sebagai member untuk memberi komentar

Berita Terbaru

  • Pemeriksaan IVA Test di Kel.Loa Tebu, Kab.Kutai Kartanegara
    Oleh : Kalimantan Timur

    #GERMAS perduli kanker leher rahim dan kanker payudara, deteksi dini dengan pemeriksaan IVA Test/CBE di Kel.Loa Tebu, Kab.Kutai Kartanegara.

    Selengkapnya
  • Posbindu PTM di Desa Loa Duri Ilir
    Oleh : Kalimantan Timur

    Pembentukan Posbindu PTM di Desa Loa Duri Ilir Kab.Kutai Kartanegara yang mendapat dukungan penuh dari dana desa untuk pengadaan alat dan rapid test pemeriksaan kesehatan.

    Selengkapnya
  • Skrening Merokok Pada Anak Sekolah
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Skrenng merokok pada anak sekolah dari SMP/sederajat (kelas 7) 6 sekolah dan SMA/Sederajat (kelas 10) 6 sekolah dan terlaksanan dengan baik.

    Selengkapnya
  • Deteksi Dini Perokok Remaja Usia 15-19 Tahun di Kabupaten Barru
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Kegiatan deteksi dini perokok remaja usia 15-19 tahun menggunakan alat Co Analyzer di SMPN 1 Barru, wilayah kerja Puskesmas Padongko.

    Selengkapnya
  • Pemeriksaan Karbon Monoksida (CO) Smoker pada Anak Sekolah di SMA N 1 KALIANDA LAMPUNG SELATAN
    Oleh : Lampung

    Pemeriksaan Karbon Monoksida (CO) Smoker pada Anak Sekolah di SMA N 1 KALIANDA LAMPUNG SELATAN

    Selengkapnya