Kegiatan Pelatihan PTM tingkat Provinsi D I Yogyakarta

15 September 2014

ditampilkan : 2461 kali

 

 


Penyakit tidak menular diantaranya gagal ginjal, penyakit paru, kanker, stroke dan jantung pada tahun 2012 menghabiskan 83% alokasi anggaran untuk Jamkesmas. Sebuah laporan yang dikeluarkan oleh World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa jumlah kematian 57 juta orang pada 2008, 36 juta, atau 63 persen diakibatkan oleh penyakit tidak menular. Seperempat dari jumlah tersebut berusia kurang dari 60 tahun; jutaan lainnya hidup dengan beragam ketidakmampuan diakibatkan penyakit tersebut.

Terdapat tiga strategi dalam pencegahan penyakit tidak menular, yang bila dilakukan dengan baik maka trend kejadian penyakit dapat dikurangi, strategi dimaksud adalah :

  1.        Pencegahan primer

Strategi ini adalah strategi yang paling utama untuk dilakukan dimana pendekatan yang dilakukan dengan pendekatan kepada masyarakat (populasi) atau strategi kelompok dengan risiko tinggi dengan pendekatan individual

  1.        Pencegahan sekunder

Kegiatan ini bertujuan untuk menemukan kasus secara dini dan memberikan pengobatan yang tepat untuk mencegah dan mengurangi kecacatan. Hal ini bisa dilakukan dengan melakukan skrining atau penyediaan pelayanan kesehatan yang bermutu dan tepat guna.

  1.        Pencegahan tersier

Pencegahan tersier dilakukan jika seseorang yang telah terkena suatu penyakit agar yang bersangkutan tetap dapat survive dengan kemampuan yang ada sehingga kualitas hidupnya menjadi lebih baik melalui kegiatan rehabilitasi dan dukungan positif.

Strategi pencegahan primer telah dilaksanakan melalui berbagai kegiatan diantaranya melalui Posbindu yang telah tersedia hampir di setiap kelurahan/desa.

Strategi pencegahan sekunder bertujuan untuk menemukan kasus secara dini dan memberikan perlakuan tepat guna dan tepat sasaran. Untuk itu diperlukan sebuah sistem informasi sehingga data dapat dilihat secara langsung.

Sistem informasi ini dirancang untuk dapat diakses dan diisi oleh setiap penyelenggara kesehatan maupun masyarakat umum untuk kemudian data tersebut diupload ke server pusat.  Data yang telah diupload dapat dianalisa dengan cepat sehingga memudahkan penanganan yang terarah bagi suatu wilayah.

Direktorat PPTM Dirjen P2PL Kemeterian Kesehatan sebagai instansi yang memiliki kewenangan mengelola penanganan penyakit tidak menular merancang portal web yang berfungsi untuk mengelola data dan informasi baik dari instansi terkait maupun dari masyarakat. Portal webdapat diakses melalui alamat http://103.23.20.87/cms/.

Komentar :


roosianawati
15 September 2014

pelatihan yang bagus untuk pengembangan SDM di puskesmas

ganang
15 September 2014

sip...,semoga peserta dapat menerapkan hasil pelatihan ini....joosss....

Drajad Murdiantara
15 September 2014

smoga dapat menerapkan ilmunya di masyarakat dan jangan lupa sertifikatnya, bos. meh gw DUPAK je

endhitya
15 September 2014

semoga bermanfaat....

pusk tanjungsari
15 September 2014

smoga dengan mengamalkan pelatihan ini menjadi amal jariyah bagi kita

purwan lestari
15 September 2014

semoga bermanfaat...

Silakan login atau daftar sebagai member untuk memberi komentar

Berita Terbaru

  • Pemeriksaan IVA Test di Kel.Loa Tebu, Kab.Kutai Kartanegara
    Oleh : Kalimantan Timur

    #GERMAS perduli kanker leher rahim dan kanker payudara, deteksi dini dengan pemeriksaan IVA Test/CBE di Kel.Loa Tebu, Kab.Kutai Kartanegara.

    Selengkapnya
  • Posbindu PTM di Desa Loa Duri Ilir
    Oleh : Kalimantan Timur

    Pembentukan Posbindu PTM di Desa Loa Duri Ilir Kab.Kutai Kartanegara yang mendapat dukungan penuh dari dana desa untuk pengadaan alat dan rapid test pemeriksaan kesehatan.

    Selengkapnya
  • Skrening Merokok Pada Anak Sekolah
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Skrenng merokok pada anak sekolah dari SMP/sederajat (kelas 7) 6 sekolah dan SMA/Sederajat (kelas 10) 6 sekolah dan terlaksanan dengan baik.

    Selengkapnya
  • Deteksi Dini Perokok Remaja Usia 15-19 Tahun di Kabupaten Barru
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Kegiatan deteksi dini perokok remaja usia 15-19 tahun menggunakan alat Co Analyzer di SMPN 1 Barru, wilayah kerja Puskesmas Padongko.

    Selengkapnya
  • Pemeriksaan Karbon Monoksida (CO) Smoker pada Anak Sekolah di SMA N 1 KALIANDA LAMPUNG SELATAN
    Oleh : Lampung

    Pemeriksaan Karbon Monoksida (CO) Smoker pada Anak Sekolah di SMA N 1 KALIANDA LAMPUNG SELATAN

    Selengkapnya