Pertemuan Petugas Pemeriksa Kesehatan Haji Puskesmas di Kab. Ponorogo Tahun 2014

20 Mei 2014

ditampilkan : 1603 kali

  1.                   Dasar hukum penyelenggaraan ibadah haji UU no. 13 tahun 2008,  disebutkan bahwa tujuan penyelenggaraan ibadah haji adalah memberikan pembinaan, pelayanan dan perlindungan sebaik-baiknya bagi jemaah haji sehingga jemaah haji dapat menunaikan ibadahnya  sesuai dengan ketentuan ajaran agama Islam.
  2. Sesuai Kepmenkes No. 442/Menkes/SK/VI/2009, tujuan penyelenggaraan kesehatan haji:
  • Meningkatkan kondisi kesehatan jemaah haji sebelum keberangkatan,
  • Menjaga agar jemaah haji dalam kondisi sehat selama menunaikan ibadah haji, sampai tiba kembali ke tanah air.
  • Mencegah terjadinya transmisi penyakit menular yang mungkin terbawa keluar /masuk oleh jemaah haji.
  1. Pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan haji meliputi pemeriksaan kesehatan pertama yang merupakan pemeriksaan dasar di Puskesmas bagi semua jamaah haji,  dan Pemeriksaan Kesehatan Kedua yang merupakan pemeriksaan rujukan bagi jamaah yang dirujuk oleh unit pelaksana Pemeriksa Kesehatan Pertama sesuai dengan status kesehatan setiap jemaah haji.
  2. Jemaah haji usia lanjut (60 th atau lebih), jemaah menderita penyakit menular atau jemaah yang menderita penyakit yang diperkirakan berpengaruh terhadap kesehatan selama perjalanan ibadah haji (berisiko tinggi) harus dirujuk ke Pemeriksaan Kesehatan Kedua untuk mendapat pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.
  3. Istitoah (kemampuan) dalam haji ada 3 : ekonomi, fisik dan ilmu agama.  
  4. Imunisasi meningitis mencegah radang otak, wajib bagi jamaah haji, diberikan di Puskesmas seperti tahun yang lalu. Imunisasi influenza himbauan dari kerajaan arab Saudi untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mengurangi angka kesakitan, dilaksanakan juga di Puskesmas.
  5. Usia kehamilan kurang dari 12 minggu atau lebih dari 32 minggu ditunda keberangkatannya, jaga jangan sampai calon jamaah haji hamil.
  6. Mudah-mudahan apa yang telah disampaikan dalam pertemuan ini bermanfaat dan dapat meningkatkan kualitas kesehatan calon jamaah haji Kabupaten Ponorogo Tahun 2014, sehingga jemaah haji sehat, mandiri dan bebas dari penularan penyakit dapat terwujud dan menjadi haji yang Mabrur.

Komentar :


Silakan login atau daftar sebagai member untuk memberi komentar

Berita Terbaru

  • Pemeriksaan IVA Test di Kel.Loa Tebu, Kab.Kutai Kartanegara
    Oleh : Kalimantan Timur

    #GERMAS perduli kanker leher rahim dan kanker payudara, deteksi dini dengan pemeriksaan IVA Test/CBE di Kel.Loa Tebu, Kab.Kutai Kartanegara.

    Selengkapnya
  • Posbindu PTM di Desa Loa Duri Ilir
    Oleh : Kalimantan Timur

    Pembentukan Posbindu PTM di Desa Loa Duri Ilir Kab.Kutai Kartanegara yang mendapat dukungan penuh dari dana desa untuk pengadaan alat dan rapid test pemeriksaan kesehatan.

    Selengkapnya
  • Skrening Merokok Pada Anak Sekolah
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Skrenng merokok pada anak sekolah dari SMP/sederajat (kelas 7) 6 sekolah dan SMA/Sederajat (kelas 10) 6 sekolah dan terlaksanan dengan baik.

    Selengkapnya
  • Deteksi Dini Perokok Remaja Usia 15-19 Tahun di Kabupaten Barru
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Kegiatan deteksi dini perokok remaja usia 15-19 tahun menggunakan alat Co Analyzer di SMPN 1 Barru, wilayah kerja Puskesmas Padongko.

    Selengkapnya
  • Pemeriksaan Karbon Monoksida (CO) Smoker pada Anak Sekolah di SMA N 1 KALIANDA LAMPUNG SELATAN
    Oleh : Lampung

    Pemeriksaan Karbon Monoksida (CO) Smoker pada Anak Sekolah di SMA N 1 KALIANDA LAMPUNG SELATAN

    Selengkapnya