Peningkatan Kapasitas SDM Pengendalian Penyakit Tidak Menular

19 Desember 2013

ditampilkan : 2858 kali

Pada tahun 2013 Subdit Pengendalian Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah melaksanakan kegiatan peningkatan kapasitas SDM bagi petugas Pengendalian PTM di 4 provinsi yaitu, Gorontalo, Bengkulu, Kalimantan Selatan, Jawa Barat. Kegaitan yang sama juga dilaksanakan pada tahun 2012 yaitu di provinsi Bali, Aceh, Riau dan Jawa Barat.

Kegiatan ini dilaksanakan di masing-masing provinsi dengan peserta adalah para pemegang program PPTM di Dinkes Provinsi/Kabupaten/Kota, dan melibatkan Lintas Sektor dan Lintas Program terkait untuk kelas manajemen. Untuk kelas teknis sebagai peserta adalah dokter atau perawat sedangkan peserta kelas kanker adalah dokter spesialis obsgyn, dokter dan bidan

Narasumber berasal dari Dit PPTM yaitu subdit pembina provinsi yang bersangkutan, subdit teknis sesuai program dan profesi terkait pengendalian penyakit jantung pembiuluh darah, penyakit paru, diabetes mellitus, dan obstetri genikologi di provinsi. Pengendali pelatihan atau Master of Trainer (MOT) berasal dari Balai Pelatihan Kesehatan setempat. Selain mendapat materi di kelas, peserta juga harus melaksanakaan microteaching untuk kelas teknis dan kanker juga dilakukan praktek lapangan di puskesmas.


Pelatihan Peningkatan Kapasitas SDM Pengendalian Penyakit Tidak Menular di Provinsi Kalimantan Selatan

Pelatihan teknis pengendalian Penyakit Tidak Menular bagi tenaga kesehatan (dokter dan perawat)




Komentar :


Silakan login atau daftar sebagai member untuk memberi komentar

Berita Terbaru

  • Pemeriksaan IVA Test di Kel.Loa Tebu, Kab.Kutai Kartanegara
    Oleh : Kalimantan Timur

    #GERMAS perduli kanker leher rahim dan kanker payudara, deteksi dini dengan pemeriksaan IVA Test/CBE di Kel.Loa Tebu, Kab.Kutai Kartanegara.

    Selengkapnya
  • Posbindu PTM di Desa Loa Duri Ilir
    Oleh : Kalimantan Timur

    Pembentukan Posbindu PTM di Desa Loa Duri Ilir Kab.Kutai Kartanegara yang mendapat dukungan penuh dari dana desa untuk pengadaan alat dan rapid test pemeriksaan kesehatan.

    Selengkapnya
  • Skrening Merokok Pada Anak Sekolah
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Skrenng merokok pada anak sekolah dari SMP/sederajat (kelas 7) 6 sekolah dan SMA/Sederajat (kelas 10) 6 sekolah dan terlaksanan dengan baik.

    Selengkapnya
  • Deteksi Dini Perokok Remaja Usia 15-19 Tahun di Kabupaten Barru
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Kegiatan deteksi dini perokok remaja usia 15-19 tahun menggunakan alat Co Analyzer di SMPN 1 Barru, wilayah kerja Puskesmas Padongko.

    Selengkapnya
  • Pemeriksaan Karbon Monoksida (CO) Smoker pada Anak Sekolah di SMA N 1 KALIANDA LAMPUNG SELATAN
    Oleh : Lampung

    Pemeriksaan Karbon Monoksida (CO) Smoker pada Anak Sekolah di SMA N 1 KALIANDA LAMPUNG SELATAN

    Selengkapnya