Kemitraan dalam Pengendalian DM di Indonesia

16 Desember 2013

ditampilkan : 3072 kali

KEMITRAAN PENGENDALIAN DIABETES MELITUS DI INDONESIA.

Penyakit Tidak Menular (PTM) telah menjadi masalah kesehatan di masyarakat, baik secara global, regional maupun nasional. Salah satu PTM yang menjadi burden adalah Diabetes Melitus (DM) yang mempunyai komplikasi makrovaskuler dan mikrovaskuler. Bahkan di beberapa provinsi di Indonesia seperti Kalimantan Barat, Maluku Utara, Jawa Tengah, Aceh dan Sulawesi Utara adalah provinsi dengan prevalensi DM
diatas prevalensi nasional.

Mengingat bahwa program Pengendalian PTM, khususnya DM  harus terintegrasi dan komprehensif, maka fungsi kemitraan sangat penting sekali.

Sejak tahun 2011, telah diluncurkan kemitraan dengan PB PERKENI sebagai Profesi di bidang Endokrin dan PT Sanofi Aventis selaku CSR. MoU telah ditanda tangani pada tanggal 12 Nopember 2011 dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) diluncurkan pada tanggal 7 Juli 2012.  PKS tsb berorientasi pada peningkatan kapasitas dokter umum dan spesialis penyakit dalam. Kerja sama ini disebut Partnership for Diabetes Control in Indonesia (PDCI), selama 5 tahun dari 2012 - 2016. Target pelatihan sebanyak 5000 dokter umum dan 500 dokter spesialis penyakit dalam. Dan PDCI telah berjalan dengan baik di beberapa provinsi di Indonesia, yaitu sekitar 1.070 dokter umum dan 160 spesialis penyakit dalam.

Selain itu, Direktorat PPTM juga telah mempunyai MoU dengan PB PERKENI dan PT NOVO NORDISK yang juga tertarik di bidang pengendalian DM dan telah ditanda tangani pada tanggal 12 Nopember 2012 dan  PKS nya telah diluncurkan pada tanggal 15 Mei 2013 pada 2012-2015. Sejalan dengan CSR lain, PKS tsb menitik-beratkan pada peningkatan kapasitas dokter umum yang dikenal dengan " INSPIRE ", Advokasi DM di 6 Provinsi dan Pelatihan Kader PTM di 2 lokasi. Kerjasama ini telah menghasilkan 852 dokter umum.

Komentar :


Silakan login atau daftar sebagai member untuk memberi komentar

Berita Terbaru

  • Deteksi Dini Perokok Remaja Usia 15-19 Tahun di Kabupaten Barru
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Kegiatan deteksi dini perokok remaja usia 15-19 tahun menggunakan alat Co Analyzer di SMPN 1 Barru, wilayah kerja Puskesmas Padongko.

    Selengkapnya
  • Pemeriksaan Karbon Monoksida (CO) Smoker pada Anak Sekolah di SMA N 1 KALIANDA LAMPUNG SELATAN
    Oleh : Lampung

    Pemeriksaan Karbon Monoksida (CO) Smoker pada Anak Sekolah di SMA N 1 KALIANDA LAMPUNG SELATAN

    Selengkapnya
  • Posbindu Khusus di Terminal Utama Pekkae, Kab. Barru
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Kegiatan pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular pada pengemudi/pengendara kendaraan roda empat menjelang hari raya Idul Adha di Terminal Utama Pekkae Kab. Barru

    Selengkapnya
  • Pemeriksaan IVA dan CBE
    Oleh : Lampung

    Pemeriksaan IVA & CBE Di Desa Mukti Jaya, Wilayah kerja Puskesmas Tri Karya Mulya. Kecamatan. Tanjung Raya

    Selengkapnya
  • Pelatihan Kader Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Penyakit Tidak Menular
    Oleh : Lampung

    Pelatihan Kader Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Penyakit Tidak Menular

    Selengkapnya