Pelatihan Deteksi Dini Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim dengan Metode IVA angkatan II Tahun 2017 Provinsi NTB

07 Desember 2017

ditampilkan : 73 kali

Upaya penanggulangan penyakit kanker di Indonesia belum optimal, sebab hampir 70 0/0 kasus baru ditemukan dalam keadaan stadium yang sudah lanjut, hal ini terjadi karena penanganan penyakit belum sepenuhnya mendapat prioritas dari pemerintah, belum adanya program deteksi dini massal yang terorganisir secara maksimal, masih rendahnya kesadaran, pengertian, pengetahuan masyarakat mengenai penyakit ini, keterbatasan masyarakat untuk memperoleh pengobatan yang berkualitas karena masalah sosial ekonomi, transportasi, selain itu faktor sosial kultur di masyarakat yang tidak menunjang (antara lain percaya pada pengobatan alternatif/tradisional/dukun, mitos yang salah tentang kanker), dan belum adanya sistim Informasi manajemen termasuk pencatatan dan pelaporan yang baik pada semua unit pelayanan kesehatan baik pemerintah maupun sektor swasta.

Pembiayaan penanganan kanker di Indonesia cukup tinggi. Pembiayaan kanker pada Jamkesmas tahun 2012, pengobatan kanker menempati urutan ke-2 setelah hemodialisa, sebesar Rp. 144,7 miliar.

Selain itu untuk mencapai target 50 % Wanita Usia Subur melakukan Deteksi dini kanker Ieher payudara dan leher rahim dengan metode IVA sampai tahun 2019, perlu peningkatan SDM sehingga dilaksanakan Pelatihan Deteksi Dini Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim dengan Metode IVA di Provinsi NTB.

Tujuan Kegiatan

Setelah kegiatan pelatihan ini diharapkan

SDM untuk Deteksi Dini Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim dengan Metode

IVA semakin banyak, merata dan kompeten

 Bertambahnya puskesmas dengan pelayanan IVA

 Meningkatnya capaian target Deteksi Dini Kanker Leher rahim setiap tahunnya.

Cara Pelaksanaan Kegiatan.

Metode Pelaksanaan

Pelatihan dilakukan dengan cara pemaparan materi dari fasilitator yang diselingi dengan tanya jawab, praktek dengan menggunakan boneka dan kemudian dilanjutkan dengan praktek lapangan.

Tahapan Kegiatan

Tahapan Pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai berikut.

Persiapan Pelaksanaan :

• Surat menyurat Ke Kabupaten/Kota

• Koordinasi dengan Kabid P2 Kasie yang membidangi Program PPTM.

Pelaksanaan

Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 22 — 26 Mei 2017

Jumlah total peserta sebanyak 30 orang dari 5 Kabupaten/Kota se-pulau Sumbawa

Dokter Puskesmas yang belum dilatih

Bidan Puskesmas yang belum dilatih

Komentar :


Silakan login atau daftar sebagai member untuk memberi komentar

Berita Terbaru

  • Oleh : Sumatera Selatan

    Selengkapnya
  • Pemeriksaan Kesehatan Sopir Mudik Natal dan Tahun Baru 2018 di Terminal Pekkae
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Kegiatan Pemeriksaan kesehatan dalam rangka mudik Natal dan tahun baru 2018 di terminal utama pekkae bekerjasama dengan BTKLPP kelas I Makassar dan Dinas Kesehatan Kab. Barru.

    Selengkapnya
  • Pertemuan Surveilans PPTM/Validasi Data Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2017
    Oleh : Kalimantan Timur

    Pertemuan dilaksanakan di ruang pertemuan Hotel Selyca Mulia Samarinda pada tanggal 20 s/d 22 November 2017

    Selengkapnya
  • Pelatihan Pelaporan PTM melalui Portal Web.
    Oleh : Jawa Timur

    Diikuti oleh pemegang program PTM dan Bidan Koordinator Puskesmas se Wilayah Kabupaten Kediri

    Selengkapnya
  • Pelatihan PANDU PTM angkatan I Tahun 2017 Provinsi NTB
    Oleh : Nusa Tenggara Barat

    Pelatihan PANDU PTM angkatan I Tahun 2017 di Provinsi NTB berlangsung selama 6 Hari di Hotel Grand Legi Mataram NTB

    Selengkapnya