Sosialisasi Program Pelayanan Terpadu (Pandu) Penyakit Tidak Menular di Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2017

28 Agustus 2017

ditampilkan : 69 kali

Sosialisasi Program Pelayanan Terpadu (Pandu) Penyakit Tidak Menular di Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2017

 

Pembangunan bidang kesehatan di Indonesia saat ini dihadapkan pada Triple Burden yaitu suatu keadaan dimana penyakit menular (communicable diseasis) masih merupakan masalah kesehatan masyarakat, dilain pihak angka kesakitan dan kematian yang disebabkan penyakit tidak menular (non communicable diseasis) cenderung meningkat, dan sekaligus menghadapi tantangan penyakit-penyakit yang muncul kembali (re-emerging infectious diseasis) atau munculnya penyakit-penyaki baru (new-emerging infectious diseasis). Perubahan pola penyakit tersebut sangat dipengaruhi antara lain oleh perubahan lingkungan, perilaku masyarakat, transisi demografi, social ekonomi dan social budaya.

Hasil riset kesehatan dasar (riskesdas 2013) diketahui bahwa prevalensi beberapa penyakit tidak menular sebagai berikut : Hipertensi > 18 tahun 25,8%, Diabetes Melitus 2,1%, stroke 12,1%, kanker 1,4%, asma 4,5%, PJK umur > 15 tahun 1,5%. Dan beberapa prevalensi factor risiko penyakit tidak menular berdasarkan hasil riskesdas 2013 adalah : obesitas sentral 26,6%, kurang konsumsi sayur dan buah 93,6%, kurang aktifitas fisik 48,2%, konsumsi tembakau umur > 15 tahun 36,3%.

Besarnya masalah kesehatan berdasarkan diatas memerlukan upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular (PTM), baik upaya yang dilakukan melalui kegiatan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Beberapa program unggulan yang telah dilaksanakan dalam upaya pengendalian penyakit tidak menular adalah kampanye CERDIK (cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin beraktifitas fisik, Diet yang baik dan seimbang, Istirahat yang cukup dan Kelola stres), kegiatan pos pembinaan terpadu (posbindu) PTM di masyarakat dan program pelayanan terpadu (pandu) PTM di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP). Program pelayanan terpadu (pandu) PTM di FKTP adalah penyelenggaraan pencegahan dan pengendalian PTM secara komprehensif dan terintegrasi melalui upaya kesehatan masyarakat (UKM) dan upaya kesehatan perorangan (UKP).

Sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular (PTM), Dinas Kesehatan Kabupate Lampung Selatan melaksanakani salah satu program tersebut diatas yaitu sosialisasi program pelayanan terpadu (pandu) PTM di puskesmas rawat inap Sidomulyo kecamatan sidomulyo pada tanggal 5 Juli 2017. Acara sosialisasi tersebut hadiri oleh kepala UPT puskesmas, pengelola program PTM, Bidan Koordinator, para bidan desa, penanggung jawab BP, pengelola laboratorium dan tata usaha puskesmas. Dalam pelaksanaan kegiatan pelayanan terpadu PTM ini setiap orang yang berkunjung ke puskesmas dilakukan deteksi dini factor risiko PTMnya dan ditelusuri riwayat PTM kebelakang serta kemungkinan komplikasi beberapa tahun kedepan. Setelah kegiatan pandu PTM ini diterapkan diharapkan antar unit pelayanan yang ada dapat saling bersinergi dan berkoordinasi dengan baik dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular yang akhirnya dapat mendukung percepatan pencapaian target standar pelayanan minimal (SPM) bidang kesehatan.

 

Komentar :


Silakan login atau daftar sebagai member untuk memberi komentar

Berita Terbaru

  • Pemeriksaan IVA Test di Kel.Loa Tebu, Kab.Kutai Kartanegara
    Oleh : Kalimantan Timur

    #GERMAS perduli kanker leher rahim dan kanker payudara, deteksi dini dengan pemeriksaan IVA Test/CBE di Kel.Loa Tebu, Kab.Kutai Kartanegara.

    Selengkapnya
  • Posbindu PTM di Desa Loa Duri Ilir
    Oleh : Kalimantan Timur

    Pembentukan Posbindu PTM di Desa Loa Duri Ilir Kab.Kutai Kartanegara yang mendapat dukungan penuh dari dana desa untuk pengadaan alat dan rapid test pemeriksaan kesehatan.

    Selengkapnya
  • Skrening Merokok Pada Anak Sekolah
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Skrenng merokok pada anak sekolah dari SMP/sederajat (kelas 7) 6 sekolah dan SMA/Sederajat (kelas 10) 6 sekolah dan terlaksanan dengan baik.

    Selengkapnya
  • Deteksi Dini Perokok Remaja Usia 15-19 Tahun di Kabupaten Barru
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Kegiatan deteksi dini perokok remaja usia 15-19 tahun menggunakan alat Co Analyzer di SMPN 1 Barru, wilayah kerja Puskesmas Padongko.

    Selengkapnya
  • Pemeriksaan Karbon Monoksida (CO) Smoker pada Anak Sekolah di SMA N 1 KALIANDA LAMPUNG SELATAN
    Oleh : Lampung

    Pemeriksaan Karbon Monoksida (CO) Smoker pada Anak Sekolah di SMA N 1 KALIANDA LAMPUNG SELATAN

    Selengkapnya