TP-PKK Merangin Membangun Sinergi dengan Dinas Kesehatan

04 Mei 2017

ditampilkan : 415 kali

Pemerintah Daerah Kabupaten Merangin dalam menjalankan kebijakan dalam pembangunan kesehatan dunia juga tidak terlepas dari komitmen. Kabupaten Merangin sebagai warga masyarakat Indonesia untuk mencapai Program Sustainable Develomment Goals (SDG’s) dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan. Program SDG’s mulai terlaksana ditahun 2016. Program SDG’s adalah program lanjutan dari program MDGs. Pada program MDGs, baru tercapai 8 agenda. Sejak dicanangkan tahun 2014 lalu, MDGs telah meraih prestasi namun masih perlu ditingkatkan, Menteri Kesehatan RI, Prof Dr dr Nila Moeloek, SpM(K) menjelaskan, SDG’s sebagai pengganti program kesehatan Millenium Development Goals (MDGs) di tahun 2014 yang baru. SDG’s ini diprogramkan jangka panjang. Harapannya sesuai target yaitu tahun 2030. Ada 8 program baru yang ditambahkan dari program sebelumnya yang belum tercapai, Poin tambahan dalam Program SDG’s diantaranya:

1. Perbaikan gizi

2. Penyakit tidak menular

2. Penyalahgunaan narkotika dan alkohol

3. Kematian dan kecelakaan lalu lintas

4. Universal health coverage

5. Polusi dan Penanganan krisis.

 

 

Kemenkes RI mencanangkan program ini untuk menindaklanjuti program sebelumnya yang belum maksimal. Ada beberapa agenda yang belum terlaksana pada MDGs lalu. Program kali ini terfokus pada penyelesaian kasus angka penyakit yang masih tinggi di Indonesia. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan mengamanatkan bahwa pembangunan kesehatan harus ditujukan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup masyarakat yang setingi-tingginya sebagai investasi bagi pembangunan sumberdaya masyarakat. 

Untuk mencapai target SDG’s tepat waktu serta untuk menanggulangi Penyakit Tidak Menular dengan tuntas, perlu ditemukan inovasi dalam penanggulangannya. Untuk itu penguatan kemitraan dengan berbagai pihak melalui koordinasi dan sinkronisasi program pengendalian Penyakit Tidak Menular harus dilakukan mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan penilaian, demikian disampaikan Bupati Merangin        H. Al Haris, S.Sos MH, dalam acara Rapat Konsultasi TP - PKK di Aula BAPPEDA, Kamis siang (16/3), yang merupakan suatu kegiatan yang dilaksanakan pada Tahun 2017 ini.  

Kami menyadari dengan diterapkannya desentralisasi yang dititikberatkan di kabupaten/kota, maka peran Pemda kabupaten/kota dalam peningkatan kesejahteraan menjadi sangat penting. Sebagai penyelenggara pemerintahan yang terdepan dan paling dekat dengan rakyat, peran Pemerintah kabupaten/kota sangat menentukan keberhasilan Pengendalian Penyakit Tidak Menular di Indonesia, demikian Bupati Merangin Al Haris dalam sambutannya.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merangin, juga akan mengalokasikan satu set peralatan Posbindu PTM (Penyakit Tidak Menular) pada Tim Penggerak PKK Merangin, sebagai langkah awal TP-PKK Merangin akan mengembangkan perilaku CERDIK di Rumah Tangga melalui TP-PKK Untuk menanggulangi Penyakit Tidak Menular, diperlukan langkah CERDIK, yaitu:

1. Cek kesehatan secara berkala;

2. Enyahkan asap rokok;

3. Rajin beraktifitas fisik;

4. Diet yang baik dan seimbang;

5. Istirahat yang cukup; dan

6. Kelola Stress

 

Melalui 6 langkah cerdik, diharapkan mulai dari rumah tangga, masyarakat dapat mengenal faktor risiko PTM. Pemberdayaan perorangan, keluarga dan masyarakat dalam rangka mengupayakan pencegahan penyakit tidak menular juga akan sangat efektif jika dilakukan oleh PKK yang ada sampai ke seluruh kecamatan, bahkan di seluruh desa. upaya penyuluhan melalui program Dasa Wisma diyakini akan memberikan masukan yang positif pada pengembangan program PTM di Kabupaten Merangin. Ibu-ibu PKK akan menjadi penyuluh PTM di rumahtangga masing-masing dan di masyarakat di masa yang akan datang, demikian disampaikan ketua TP PKK Kabupaten Merangin.

 

Saya menghimbau agar semua pihak dapat memberikan dukungan kepada Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PPTM) melalui POSBINDU-PTM ini dan bisa menjadikan program ini sebagai langkah strategis bagi masing-masing pihak yang terlibat. Terima Kasih atas bantuan dan partisipasi semua pihak, dan bersama-sama dengan doa kita dukung dan sukseskan Program POSBINDU-PTM.

(Rofi Putra, SKM)

 

 

Komentar :


Silakan login atau daftar sebagai member untuk memberi komentar

Berita Terbaru

  • Pelatihan Pelaporan PTM melalui Portal Web.
    Oleh : Jawa Timur

    Diikuti oleh pemegang program PTM dan Bidan Koordinator Puskesmas se Wilayah Kabupaten Kediri

    Selengkapnya
  • Pelatihan PANDU PTM angkatan I Tahun 2017 Provinsi NTB
    Oleh : Nusa Tenggara Barat

    Pelatihan PANDU PTM angkatan I Tahun 2017 di Provinsi NTB berlangsung selama 6 Hari di Hotel Grand Legi Mataram NTB

    Selengkapnya
  • Peningkatan Kapasitas Petugas PTM Kegiatan Posbindu Tahun 2017 Provinsi NTB
    Oleh : Nusa Tenggara Barat

    Peningkatan Kapasitas Petugas PTM Kegiatan Posbindu tahun 2017 Provinsi NTB dilaksanakan selama 5 Hari. Mulai tanggal 15 Mei - 19 Mei 2017 di Hotel Lombok Plaza Mataram.

    Selengkapnya
  • Pelatihan Deteksi Dini Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim dengan Metode IVA angkatan II Tahun 2017 Provinsi NTB
    Oleh : Nusa Tenggara Barat

    Pelatihan Deteksi Dini Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim

    Selengkapnya
  • Reward Berhenti Merokok pada HKN ke-53 Kota Solok Sumatera Barat
    Oleh : Sumatera Barat

    Giat Puskesmas Nan Balimo Kota Solok, sebagai puskesmas dengan icon menekan angka kesakitan dan kematian FRPTM khusus untuk kebiasaan merokok pada masyarakat

    Selengkapnya