Bangka Barat Pecahkan Rekor MURI untuk pemeriksaan Fr PTM Terbanyak

06 Desember 2016

ditampilkan : 399 kali

MUNTOK – Bangka Barat mencatat rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) di Lapangan Gelora Muntok, Jum’at 25 November 2016. Kali ini rekor yang dicapai ialah “Pemeriksaan secara Serentak Terbanyak Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular (FR PTM). Rekor ini dicapai dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-52.

Pemeriksaan Serentak Cegah Penyakit tidak menular sudah dimulai sejak tanggal 24 November pukul 10.30 WIB dengan sasaran peserta terperiksa pegawai seluruh pelayanan kesehatan di Bangka Barat baik pegawai negeri ataupun swasta, seluruh instansi perkantoran di lingkungan Pemkab Bangka Barat, BKPRMI Muntok, sekolah menengah atas di Kecamatan Muntok dan terus berlanjut hingga tanggal 25 November 2016.

Panitia menyiapkan 10 (sepuluh) titik tempat pemeriksaan dalam proses pencapaian rekor MURI yang batas waktunya hingga pukul 10.30 WIB. Angka jumlah pasien yang ingin dicapai sebanyak 5000 orang. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Bangka Barat H. Parhan Ali, Plt. Sekda Bangka Barat, SKPD lingkungan Bangka Barat, Kapolres Bangka Barat, Perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi, Kepala Puskesmas Bangka Barat dan juga Direktur RSUD Sejiran Setason Kabupaten Bangka Barat. Dari MURI diwakili oleh Senior Manager MURI Awang Rahargo dan Andre Purwantono Manager MURI.

Acara dimulai dengan senam sehat bersama dan dilanjutkan dengan pemeriksaan serentak di 10 titik stand pemeriksaan yang telah disiapkan oleh panitia. Rekor MURI berhasil dicapai pada pukul 09 : 01 WIB dengan jumlah pasien sebanyak 5.023 orang. Dan sampai dengan pukul 10.30 WIB sebanyak 5.084 orang yang terperiksa.

Bupati Bangka Barat, H. Parhan Ali mengatakan salah satu visi dan misinya meningkatkan pelayanan kesehatan secara professional dan dengan rekor ini merupakan salah satu bukti bahwa pelayanan kesehatan di Bangka Barat sudah mulai meningkat dibandingkan dengan sebelumnya serta dalam rangka untuk mewujudkan Bangka Barat Hebat 2021.

“Ketika mulai masuk kesini banyak sekali protes – protes dan sms (pesan pendek) tentang pelayanan kesehatan.
Alhamdulillah, saat ini sudah mulai berkurang meskipun masih ada. Ini merupakan suatu peningkatan artinya pelayanan kesehatan sudah lebih baik dari sebelumnya,”katanya.

Parhan akan terus mendorong dan memotivasi agar pelayanan kesehatan baik dirumah sakit maupun di puskesmas agar menjadi lebih baik lagi. Bupati juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu memeriksakan kesehatannya agar penyakit bisa dideteksi sejak awal.

Senior Manager MURI Awang Rahargo menyerahkan langsung Penghargaan rekor MURI ke Bupati Bangka Barat didampingi Plt. Sedka, Plt. Kadinkes dan Kepala SKPD. Ia mengungkapkan bahwa secara spesifik beberapa kegiatan pemecahan rekor seperti pemeriksaan gula darah dan pemeriksaan kolesterol sudah pernah dilakukan di daerah lain. Hal ini menjadi berbeda ketika di Bangka Barat di dalam rangka menyukseskan program pemerintah dalam Peringatan Hari Kesehatan ke-52 ini karena Pemkab Bangka Barat menginisiasi, mendorong warga masyarakatnya untuk memperbaiki kualitas pola hidup.

“ Hari ini, MURI menyaksikan peristiwa superlative secara massal diikuti oleh peserta yang terbanyak dalam pemeriksaan penyakit tidak menular akan dicapai sebanyak 5000 peserta yang ikut berpartisipasi. Oleh karena itu ini sebuah rekor baru yang digagas dan diprakarsai oleh Pemerintah Kabupaten Bangka Barat,” paparnya.

Menurutnya peristiwa kali ini termasuk kriteria superlative dengan kuantitas jumlah pasien terbanyak. Awang Rahargo sudah empat kali ke Bangka Barat karena sebelumnya Bangka Barat sudah pernah menorehkan prestasi di bidang kuliner, keagamaan dan kepemerintahan. “Kali ini merupakan rekor yang keempat kalinya,” pungkasnya.

MURI menurut Awang Rahargo ingin menggelorakan semangat kebanggaan di tiap daerah khususnya di Mentok yang banyak potensi unggulan untuk dimunculkan dan berharap kedepan MURI bisa datang lagi ke Bangka Barat.

Dalam acara Hari Kesehatan Nasional ke- 52 dengan tema “Indonesia Cinta Sehat, Wujudkan Masyarakat Hidup Sehat, Indonesia Kuat ” di Muntok Bangka Barat ini diawali dengan kegiatan senam bersama diselingi dengan pengumuman pemenang dan pembagian hadiah dari perlombaan yang telah diselenggarakan.

Puskesmas Sekar Biru meraih Juara pertama Lomba Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama Berprestasi di tingkat kabupaten. Juara kedua diraih oleh Puskesmas Muntok dan juara ketiga diraih oleh Puskesmas Kelapa. Puskesmas Sekar Biru juga merupakan pemenang Lomba FKTP di tingkat provinsi.

SD Negeri 3 Jebus berhasil menjadi pemenang pertama Lomba Dokter Kecil Tingkat Kabupaten, diikuti SD Negeri Parit Tiga sebagai juara kedua dan SD Negeri 2 Tempilang sebagai juara ketiga. Untuk Lomba Kader Kesehatan Remaja juara pertama diraih oleh SMP Negeri 1 Kelapa, juara kedua SMP Negeri 2 Jebus dan SMP Negeri 1 Muntok sebagai juara ketiga. Prestasi gemilang diraih oleh Kelompok TOGA Lestari Kelurahan Sungai Daeng yang berhasil meraih juara ketiga Penilaian Pemanfaatan Taman Obat Keluarga Tingkat Nasional

Komentar :


Silakan login atau daftar sebagai member untuk memberi komentar

Berita Terbaru

  • POSBINDU DI TEMPAT KERJA (DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA SOLOK, SUMATERA BARAT)
    Oleh : Sumatera Barat

    Pelaksanaan posbindu ditempat kerja di rutin (2 kali setahun), institusi/tempat kerja yang terakomodir baru 17 OPD di Kota Solok.

    Selengkapnya
  • Dalam rangka persiapan lomba desa siaga dan P2KS Desa Adimulyo
    Oleh : Lampung

    Puskesmas Adi luhur melakukan kegiatan pemeriksaan IVA dan CBE di Desa Adi Mulyo bersama PKK. Kabupaten Mesuji

    Selengkapnya
  • Workshop peningkatan pelayanan penderita Diabetes Melitus Tingkat Kabupaten Barru
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Peningkatan kapasitas petugas pengelola program P2PTM puskesmas se-kabupaten Barru dalam melayani penderita penyakit Diabetes Melitus.

    Selengkapnya
  • Posbindu Khusus Di Instansi Dinas Kesehatan Kab. Barru
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Kegiatan deteksi dini Faktor Risiko PTM sekaligus pembentukan Posbindu Khusus di Dinas Kesehatan Kab. Barru pada tanggal 7 agustus 2017

    Selengkapnya
  • Deteksi Dini FR PTM Pada Pengemudi DAMRI Pengantar Calon Jamaah Haji Dinas Kesehatan Kab. Sinjai
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Deteksi Dini FR PTM Pada Pengemudi DAMRI Pengantar Calon Jamaah Haji Dinas Kesehatan Kab. Sinjai, Tanggal 6 Agustus 2017

    Selengkapnya