Ibu Negara Meninjau Pelaksanaan Pekan Deteksi Dini Kanker pada Perempuan di DKI Jakarta

17 Oktober 2016

ditampilkan : 468 kali

Ibu Negara Hj Iriana Joko Widodo meninjau pelaksanaan Pekan Deteksi Dini Kanker pada Perempuan yang dilaksanakan serentak di seluruh Puskesmas di Provinsi DKI Jakarta pada 11 Oktober 2016. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 11 hingga 19 Oktober 2016 mendatang.
 
Ibu-ibu yang tergabung ke dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE-KK) bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melaksanakan kegiatan ini sebagai tindak lanjut dari Pencanangan Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Pecegahan dan Deteksi Dini Kanker pada Perempuan oleh Ibu Negara di Kulon Progo pada Bulan April 2015 silam. Hal in menunjukkan dukungan Ibu Negara terhadap program nasional dari Kementerian Kesehatan.
 
Upaya deteksi dini kanker pada perempuan tersebut berupa deteksi dini kanker leher Rahim dengan metode Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) dan kanker payudara dengan Pemeriksaan Payudara Klinis (SADANIS).
 
Di Indonesia, prevalensi penyakit kanker cukup tnggi. Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi tumor/kanker di Indonesia adalah 1.4 per 1000 penduduk, atau sekitar 347.000 orang. Dimana kanker tertinggi pada perempuan adalah kanker payudara dan kanker leher Rahim.
 
Berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta tahun 2015-2016, cakupan pemeriksan IVA dan SADANIS di Jakarta Pusat sebanyak 6.524 orang (4%), Jakarta Utara sebanyak 2.539 orang (0.9%), Jakarta Barat sebanyak 7.422 orang (1.8 %), Jakarta Selatan sebanyak 12.510 orang (3.5%), Jakarta Timur sebanyak 17.017 orang (3.7%), dan Kepulauan Seribu sebanyak 76 orang (1.9%). Sedangkan cakupan pap smear di Jakarta puskesmas sebanyak 784 orang (0.5%), Jakarta Utara sebanyak 104 orang (0.03%), Jakarta Barat sebanyak 1.356 orang (0.3%), Jakarta Selatan sebanyak 264 orang (0.07%), dan Jakarta Timur sebanyak 1.576 orang (0.33%).
 
Pada Pekan Deteksi Dini ini, Ibu Negara meninjau langsung pelaksanaan deteksi dini di lima puskesmas, yaitu: Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo (Jakarta Timur), Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu (Jakarta Selatan), Puskesmas Kecamatan Senen (Jakarta Pusat), Puskesmas Tambora (Jakarta Barat), dan Puskesmas Kecamatan Paponggo (Jakarta Utara).
 
Diharapkan dengan dukungan dan perhatian Ibu Negara terhadap program deteksi dini ini dapat meningkatkan cakupan serta capaian deteksi dini di Indonesia .
 

Sumber: Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian kesehatan RI.

Komentar :


Silakan login atau daftar sebagai member untuk memberi komentar

Berita Terbaru

  • Dalam rangka persiapan lomba desa siaga dan P2KS Desa Adimulyo
    Oleh : Lampung

    Puskesmas Adi luhur melakukan kegiatan pemeriksaan IVA dan CBE di Desa Adi Mulyo bersama PKK. Kabupaten Mesuji

    Selengkapnya
  • Workshop peningkatan pelayanan penderita Diabetes Melitus Tingkat Kabupaten Barru
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Peningkatan kapasitas petugas pengelola program P2PTM puskesmas se-kabupaten Barru dalam melayani penderita penyakit Diabetes Melitus.

    Selengkapnya
  • Posbindu Khusus Di Instansi Dinas Kesehatan Kab. Barru
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Kegiatan deteksi dini Faktor Risiko PTM sekaligus pembentukan Posbindu Khusus di Dinas Kesehatan Kab. Barru pada tanggal 7 agustus 2017

    Selengkapnya
  • Deteksi Dini FR PTM Pada Pengemudi DAMRI Pengantar Calon Jamaah Haji Dinas Kesehatan Kab. Sinjai
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Deteksi Dini FR PTM Pada Pengemudi DAMRI Pengantar Calon Jamaah Haji Dinas Kesehatan Kab. Sinjai, Tanggal 6 Agustus 2017

    Selengkapnya
  • Pelatihan Kader Posbindu dikota Solok
    Oleh : Sumatera Barat

    Pelatihan ini diikuti oleh kader posbindu di 27 Posbindu di 13 Kelurahan se-Kota Solok

    Selengkapnya