Penguatan Jejaring Pengendalian Penyakit Tidak Menular

01 Juli 2016

ditampilkan : 571 kali

Dinas Kesehatan Kota Blitar terus berupaya untuk mengendalikan penyakit tidak menular, mengingat semakin banyaknya penderita penyakit tidak menular. Satu diantara terobosan yang dilakukan, menggelar Penguatan Jejaring Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM). Kegiatan yang dibuka Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Blitar ini telah berlangsung di Ruang Sasana Praja Pemerintah Kota Blitar, Selasa (10 Mei 2016).
 
 
Hal ini disampaikan Harni Setyorini, S.T Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kota Blitar pada Rabu (11/05), menurutnya bahwa melalui seksi pencegahan pengamatan dan pemberantasan penyakit Bidang P2PL, kegiatan ini digelar sebagai langkah untuk mengendalikan penyakit tidak menular. Seperti hipertensi, jantung, termasuk stroke, kanker, diabetes dan lain-lain. Dengan melibatkan peserta dari lintas sektor Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, pengurus tim penggerak PKK, Dharma Wanita Persatuan, Persit, Bhayangkari, Gerontologi, Forum Kota Sehat dan lain-lain. Diharapkan dapat menyebarluaskan informasi ke masyarakat di sekitarnya. Sehingga masyarakat bisa berperilaku lebih sehat lagi, dan penyakit-penyakit ini bisa dikendalikan.
Ada sekitar 75 peserta yang mengikuti kegiatan ini, mereka mendapatkan materi Penguatan Jejaring Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) dari dr. Farida Cahyani dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

 

Komentar :


Silakan login atau daftar sebagai member untuk memberi komentar

Berita Terbaru

  • Pemeriksaan IVA Test di Kel.Loa Tebu, Kab.Kutai Kartanegara
    Oleh : Kalimantan Timur

    #GERMAS perduli kanker leher rahim dan kanker payudara, deteksi dini dengan pemeriksaan IVA Test/CBE di Kel.Loa Tebu, Kab.Kutai Kartanegara.

    Selengkapnya
  • Posbindu PTM di Desa Loa Duri Ilir
    Oleh : Kalimantan Timur

    Pembentukan Posbindu PTM di Desa Loa Duri Ilir Kab.Kutai Kartanegara yang mendapat dukungan penuh dari dana desa untuk pengadaan alat dan rapid test pemeriksaan kesehatan.

    Selengkapnya
  • Skrening Merokok Pada Anak Sekolah
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Skrenng merokok pada anak sekolah dari SMP/sederajat (kelas 7) 6 sekolah dan SMA/Sederajat (kelas 10) 6 sekolah dan terlaksanan dengan baik.

    Selengkapnya
  • Deteksi Dini Perokok Remaja Usia 15-19 Tahun di Kabupaten Barru
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Kegiatan deteksi dini perokok remaja usia 15-19 tahun menggunakan alat Co Analyzer di SMPN 1 Barru, wilayah kerja Puskesmas Padongko.

    Selengkapnya
  • Pemeriksaan Karbon Monoksida (CO) Smoker pada Anak Sekolah di SMA N 1 KALIANDA LAMPUNG SELATAN
    Oleh : Lampung

    Pemeriksaan Karbon Monoksida (CO) Smoker pada Anak Sekolah di SMA N 1 KALIANDA LAMPUNG SELATAN

    Selengkapnya