Deteksi Dini Faktor Risiko Diabetes di Ponorogo Jawa Timur 2016

16 April 2016

ditampilkan : 710 kali

     Peringatan Hari Kesehatan Sedunia tahun 2016 ini dengan tema Cegah, Obati, Lawan Diabetes merupakan momentum yang tepat untuk mengajak masyarakat agar mau melakukan pemeriksaan deteksi dini faktor risiko diabetes mengingat penyakit ini sebagian besar tidak menimbulkan gejala.

     Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo melakukan kegiatan deteksi dini faktor risiko pada tanggal 11-12 April 2016 di wilayah Puskesmas Ponorogo Utara dan Puskesmas Ponorogo Selatan. Kegiatan berupa wawancara faktor risiko dan pemeriksaan gula darah serta tekanan darah.

Hasil kegiatan tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Puskesmas Ponorogo Selatan telah melakukan pemeriksaan terhadap 86 orang, dan didapatkan 5,8% hiperglikemia dan 18,6% hipertensi
  2. Puskesmas Ponorogo Utara telah melakukan pemeriksaan terhadap 71 orang, dan didapatkan 5,6% hiperglikemia dan 12,6% hipertensi

Tindak lanjut dari kegiatan ini adalah Puskesmas tetap melakukan deteksi dini dan pemantauan faktor risiko diabetes dan PTM pada umumnya secara rutin melalui Posbindu PTM. Sedangkan bagi para peserta pemeriksaan yang telah mempunyai faktor risiko dilakukan konseling, diagnosa dan diterapi di puskesmas.

Dengan deteksi dini faktor risiko diabetes dan penemuan dini kasus diabetes, diharapkan dapat mengendalikan angka kesakitan, kecacatan dan kematian akibat diabetes di Jawa Timur. Aamiin. Diabetes dapat dicegah, lakikan aksi sekarang juga. (FC)

Komentar :


Silakan login atau daftar sebagai member untuk memberi komentar

Berita Terbaru

  • Pemeriksaan IVA Test di Kel.Loa Tebu, Kab.Kutai Kartanegara
    Oleh : Kalimantan Timur

    #GERMAS perduli kanker leher rahim dan kanker payudara, deteksi dini dengan pemeriksaan IVA Test/CBE di Kel.Loa Tebu, Kab.Kutai Kartanegara.

    Selengkapnya
  • Posbindu PTM di Desa Loa Duri Ilir
    Oleh : Kalimantan Timur

    Pembentukan Posbindu PTM di Desa Loa Duri Ilir Kab.Kutai Kartanegara yang mendapat dukungan penuh dari dana desa untuk pengadaan alat dan rapid test pemeriksaan kesehatan.

    Selengkapnya
  • Skrening Merokok Pada Anak Sekolah
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Skrenng merokok pada anak sekolah dari SMP/sederajat (kelas 7) 6 sekolah dan SMA/Sederajat (kelas 10) 6 sekolah dan terlaksanan dengan baik.

    Selengkapnya
  • Deteksi Dini Perokok Remaja Usia 15-19 Tahun di Kabupaten Barru
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Kegiatan deteksi dini perokok remaja usia 15-19 tahun menggunakan alat Co Analyzer di SMPN 1 Barru, wilayah kerja Puskesmas Padongko.

    Selengkapnya
  • Pemeriksaan Karbon Monoksida (CO) Smoker pada Anak Sekolah di SMA N 1 KALIANDA LAMPUNG SELATAN
    Oleh : Lampung

    Pemeriksaan Karbon Monoksida (CO) Smoker pada Anak Sekolah di SMA N 1 KALIANDA LAMPUNG SELATAN

    Selengkapnya