Kanker Leher Rahim

2013-10-22

Ditampilkan : 9994

 KENALI LEBIH DINI GEJALA KANKER LEHER RAHIM

 

APAKAH KANKER LEHER RAHIM ITU ?

Kanker leher rahim adalah keganasan yang terjadi pada leher rahim yang merupakan bagian terendah dari rahim yang menonjol ke puncak liang senggama.

 

APA FAKTOR RISIKO TERJADINYA KANKER LEHER RAHIM ?

1.      Menikah/mulai melakukan aktifitas seksual di usia muda (<20 tahun)

2.      Berganti-ganti pasangan seksual

3.      Melakukan hubungan seks dengan pria yang sering bergonta-ganti pasangan.

4.      Riwayat infeksi di daerah kelamin atau radang panggul (IMS)

5.      Perempuan yang melahirkan banyak anak

6.      Merokok/ terpapar asap rokok (perokok pasif)

7.      Memiliki riwayat keluarga dengan kanker

8.      Kurang menjaga kebersihan alat kelamin

9.      Adanya riwayat tes pap yang abnormal sebelumnya

10.  Penurunan kekebalan tubuh misalnya karena HIV/AIDS dan penggunaan obat-obatan kortikosteroid jangka panjang.

 

BAGAIMANA CARA MENCEGAH KANKER LEHER RAHIM ?

1.      Pencegahan utama adalah menghindari faktor risiko kanker leher rahim terutama dengan tidak berperilaku seksual berisiko untuk terinfeksi HPV seperti tidak berganti-ganti pasangan seksual dan tidak melakukan hubungan seksual pada usia dini (kurang dari 20 tahun)

2.      Selain itu juga menghindari asap rokok (aktif dan pasif), menindak lanjuti hasil pemeriksaan IVA/pap smear dengan hasil positif.

3.      Melakukan vaksinasi HPV

 

APAKAH GEJALA KANKER LEHER RAHIM ?

Stadium dini

·         Pada tingkat dini, kanker leher rahim seringkali tidak menunjukkan gejala atau tanda yang khas. Sehingga terkadang sulit untuk dikenali.

Stadium lanjut:

·         Keputihan dan  pendarahan sesudah senggama perlu dicurigai sebagai gejalanya. Walaupun tidak selalu, hal tersebut juga merupakan gejala pada polip leher rahim atau radang leher rahim

·         Gejala kanker leher rahim pada tingkat lanjut :

1.      Haid tidak teratur

2.      Nyeri panggul

3.      Nyeri saat berhubungan seksual

4.      Pendarahan spontan tidak pada masa haid/ diantara menstruasi

5.      Pendarahan pada masa menopause

6.      Keputihan atau keluar cairan encer putih kekuningan terkadang bercampur darah seperti nanah.

           

APAKAH ITU DETEKSI DINI ?

Pemeriksaan untuk menemukan kanker leher rahim dari sejak perubahan awal sel (displasia) sampai dengan pra kanker.

Perempuan yang pernah melakukan pemeriksaan deteksi dini (tes pap ataupun IVA) dapat menurunkan risiko terkena kanker leher rahim.

 

BAGAIMANA CARA PEMERIKSAANNYA ?

1.      Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA)

2.      Pap Smear (Papanicolau/ Pap test)

3.      Biopsi, dll

 

APAKAH ITU IVA ?

Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) adalah pemeriksaan dengan cara mengamati dengan menggunakan spekulum, melihat leher rahim yang telah dipulas dengan asam asetat / cuka dapur encer (konsentrasi 3-5%).  Pada lesi pre kanker setelah ditunggu kurang lebih satu menit akan terlihat bercak putih bila terdapat perubahan pada sel (displasia) yang disebut  acetowhite epithelium.

 

MENGAPA MEMILIH IVA ?

Pemeriksaan IVA merupakan pemeriksaan yang sederhana, murah, cepat dan cukup akurat untuk menemukan kelainan pada tahap kelainan sel (displasia) atau sebelum pra kanker bila dibandingkan dengan pemeriksaan lainnya.

 

APA TINDAKAN BILA DITEMUKAN KELAINAN ?

Jika dalam pemeriksaan IVA terlihat lesi berwarna putih dengan ukuran kurang dari 2 mm, dokter/bidan akan melakukan pengobatan dengan tindakan krioterapi yang dapat dilakukan di Puskesmas.

Bila bercak putih lebih dari 2 mm, petugas puskesmas akan merujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.

 

 

APAKAH ITU KRIOTERAPI ?

Krioterapi adalah tindakan pengobatan memakai alat krioterapi dengan cara pendinginan agar terjadi pembekuan untuk menghancurkan sel yang tidak normal.

 

APA YANG DILAKUKAN SETELAH KRIOTERAPI ?

Setelah dilakukan krioterapi, dokter/ bidan akan menjadwalkan pemeriksaan ulang pada 7 hari dan 6 bulan setelah tindakan.

 

DIMANA MELAKUKAN TES IVA ?

Tes IVA dapat dilakukan di tempat-tempat sbb :

·         Bidan Desa

·         Puskesmas Pembantu

·         Puskesmas

·         Rumah Sakit dan

·         Rumah Bersalin.

 

PENGOBATAN APA YANG DILAKUKAN BILA DIKETAHUI ADA LESI PRE KANKER ?

1.      Krioterapi

Adalah perusakan sel-sel pre kanker dengan cara dibekukan. Tindakan ini dapat dilakukan di fasilitas kesehatan dasar seperti Puskesmas oleh tenaga kesehatan terlatih.

2.      Elektrokauter

Adalah perusakan sel-sel pre kanker dengan cara dibakar dengan alat kauter. Dilakukan oleh dokter ahli kanduingan dengan anestesi.

3.      Loop Electrosurgical Excision Procedure (LEEP)

Adalah pengangkatan jaringan yang mengandung sel prakanker dengan jalan LEEP

4.      Konisasi

Adalah pengangkatan jaringan yang mengandung sel prakanker dengan jalan operasi

5.      Histerektomi

Pengangkatan seluruh rahim termasuk juga leher rahim.

 

 

Berita Terbaru

  • Pelatihan Pelaporan PTM melalui Portal Web.
    Oleh : Jawa Timur

    Diikuti oleh pemegang program PTM dan Bidan Koordinator Puskesmas se Wilayah Kabupaten Kediri

    Selengkapnya
  • Pelatihan PANDU PTM angkatan I Tahun 2017 Provinsi NTB
    Oleh : Nusa Tenggara Barat

    Pelatihan PANDU PTM angkatan I Tahun 2017 di Provinsi NTB berlangsung selama 6 Hari di Hotel Grand Legi Mataram NTB

    Selengkapnya
  • Peningkatan Kapasitas Petugas PTM Kegiatan Posbindu Tahun 2017 Provinsi NTB
    Oleh : Nusa Tenggara Barat

    Peningkatan Kapasitas Petugas PTM Kegiatan Posbindu tahun 2017 Provinsi NTB dilaksanakan selama 5 Hari. Mulai tanggal 15 Mei - 19 Mei 2017 di Hotel Lombok Plaza Mataram.

    Selengkapnya
  • Pelatihan Deteksi Dini Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim dengan Metode IVA angkatan II Tahun 2017 Provinsi NTB
    Oleh : Nusa Tenggara Barat

    Pelatihan Deteksi Dini Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim

    Selengkapnya
  • Reward Berhenti Merokok pada HKN ke-53 Kota Solok Sumatera Barat
    Oleh : Sumatera Barat

    Giat Puskesmas Nan Balimo Kota Solok, sebagai puskesmas dengan icon menekan angka kesakitan dan kematian FRPTM khusus untuk kebiasaan merokok pada masyarakat

    Selengkapnya