Kanker Leher Rahim

2013-10-22

Ditampilkan : 9604

 KENALI LEBIH DINI GEJALA KANKER LEHER RAHIM

 

APAKAH KANKER LEHER RAHIM ITU ?

Kanker leher rahim adalah keganasan yang terjadi pada leher rahim yang merupakan bagian terendah dari rahim yang menonjol ke puncak liang senggama.

 

APA FAKTOR RISIKO TERJADINYA KANKER LEHER RAHIM ?

1.      Menikah/mulai melakukan aktifitas seksual di usia muda (<20 tahun)

2.      Berganti-ganti pasangan seksual

3.      Melakukan hubungan seks dengan pria yang sering bergonta-ganti pasangan.

4.      Riwayat infeksi di daerah kelamin atau radang panggul (IMS)

5.      Perempuan yang melahirkan banyak anak

6.      Merokok/ terpapar asap rokok (perokok pasif)

7.      Memiliki riwayat keluarga dengan kanker

8.      Kurang menjaga kebersihan alat kelamin

9.      Adanya riwayat tes pap yang abnormal sebelumnya

10.  Penurunan kekebalan tubuh misalnya karena HIV/AIDS dan penggunaan obat-obatan kortikosteroid jangka panjang.

 

BAGAIMANA CARA MENCEGAH KANKER LEHER RAHIM ?

1.      Pencegahan utama adalah menghindari faktor risiko kanker leher rahim terutama dengan tidak berperilaku seksual berisiko untuk terinfeksi HPV seperti tidak berganti-ganti pasangan seksual dan tidak melakukan hubungan seksual pada usia dini (kurang dari 20 tahun)

2.      Selain itu juga menghindari asap rokok (aktif dan pasif), menindak lanjuti hasil pemeriksaan IVA/pap smear dengan hasil positif.

3.      Melakukan vaksinasi HPV

 

APAKAH GEJALA KANKER LEHER RAHIM ?

Stadium dini

·         Pada tingkat dini, kanker leher rahim seringkali tidak menunjukkan gejala atau tanda yang khas. Sehingga terkadang sulit untuk dikenali.

Stadium lanjut:

·         Keputihan dan  pendarahan sesudah senggama perlu dicurigai sebagai gejalanya. Walaupun tidak selalu, hal tersebut juga merupakan gejala pada polip leher rahim atau radang leher rahim

·         Gejala kanker leher rahim pada tingkat lanjut :

1.      Haid tidak teratur

2.      Nyeri panggul

3.      Nyeri saat berhubungan seksual

4.      Pendarahan spontan tidak pada masa haid/ diantara menstruasi

5.      Pendarahan pada masa menopause

6.      Keputihan atau keluar cairan encer putih kekuningan terkadang bercampur darah seperti nanah.

           

APAKAH ITU DETEKSI DINI ?

Pemeriksaan untuk menemukan kanker leher rahim dari sejak perubahan awal sel (displasia) sampai dengan pra kanker.

Perempuan yang pernah melakukan pemeriksaan deteksi dini (tes pap ataupun IVA) dapat menurunkan risiko terkena kanker leher rahim.

 

BAGAIMANA CARA PEMERIKSAANNYA ?

1.      Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA)

2.      Pap Smear (Papanicolau/ Pap test)

3.      Biopsi, dll

 

APAKAH ITU IVA ?

Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) adalah pemeriksaan dengan cara mengamati dengan menggunakan spekulum, melihat leher rahim yang telah dipulas dengan asam asetat / cuka dapur encer (konsentrasi 3-5%).  Pada lesi pre kanker setelah ditunggu kurang lebih satu menit akan terlihat bercak putih bila terdapat perubahan pada sel (displasia) yang disebut  acetowhite epithelium.

 

MENGAPA MEMILIH IVA ?

Pemeriksaan IVA merupakan pemeriksaan yang sederhana, murah, cepat dan cukup akurat untuk menemukan kelainan pada tahap kelainan sel (displasia) atau sebelum pra kanker bila dibandingkan dengan pemeriksaan lainnya.

 

APA TINDAKAN BILA DITEMUKAN KELAINAN ?

Jika dalam pemeriksaan IVA terlihat lesi berwarna putih dengan ukuran kurang dari 2 mm, dokter/bidan akan melakukan pengobatan dengan tindakan krioterapi yang dapat dilakukan di Puskesmas.

Bila bercak putih lebih dari 2 mm, petugas puskesmas akan merujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.

 

 

APAKAH ITU KRIOTERAPI ?

Krioterapi adalah tindakan pengobatan memakai alat krioterapi dengan cara pendinginan agar terjadi pembekuan untuk menghancurkan sel yang tidak normal.

 

APA YANG DILAKUKAN SETELAH KRIOTERAPI ?

Setelah dilakukan krioterapi, dokter/ bidan akan menjadwalkan pemeriksaan ulang pada 7 hari dan 6 bulan setelah tindakan.

 

DIMANA MELAKUKAN TES IVA ?

Tes IVA dapat dilakukan di tempat-tempat sbb :

·         Bidan Desa

·         Puskesmas Pembantu

·         Puskesmas

·         Rumah Sakit dan

·         Rumah Bersalin.

 

PENGOBATAN APA YANG DILAKUKAN BILA DIKETAHUI ADA LESI PRE KANKER ?

1.      Krioterapi

Adalah perusakan sel-sel pre kanker dengan cara dibekukan. Tindakan ini dapat dilakukan di fasilitas kesehatan dasar seperti Puskesmas oleh tenaga kesehatan terlatih.

2.      Elektrokauter

Adalah perusakan sel-sel pre kanker dengan cara dibakar dengan alat kauter. Dilakukan oleh dokter ahli kanduingan dengan anestesi.

3.      Loop Electrosurgical Excision Procedure (LEEP)

Adalah pengangkatan jaringan yang mengandung sel prakanker dengan jalan LEEP

4.      Konisasi

Adalah pengangkatan jaringan yang mengandung sel prakanker dengan jalan operasi

5.      Histerektomi

Pengangkatan seluruh rahim termasuk juga leher rahim.

 

 

Berita Terbaru

  • Sosialisasi Kanker Leher Rahim dan Deteksi DIni IVA serta penilaian Lomba IVA Tes Tingkat Nasional di Kabupaten Asahan
    Oleh : Sumatera Utara

    Sosialisasi Kanker Leher Rahim dan Deteksi DIni IVA di Kabupaten Asahan

    Selengkapnya
  • Pemeriksaan IVA oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan pada Peringatan HUT Ikatan Adhyaksa Dharmakarini XVII Tahun 2017 di Kejaksaan Negeri Asahan
    Oleh : Sumatera Utara

    Pemeriksaan IVA oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan pada Peringatan HUT Ikatan Adhyaksa Dharmakarini XVII Tahun 2017 di Kejaksaaan Negeri Asahan

    Selengkapnya
  • Pemeriksaan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dengan IVA di Puskesmas Gambir Baru
    Oleh : Sumatera Utara

    Pemeriksaan Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dengan IVA di Puskesmas Gambir Baru

    Selengkapnya
  • Kegiatan Pemeriksaan IVA dan Sadanis di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
    Oleh : Bangka Belitung

    Pemeriksaan IVA dan Sadanis di instansi yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam rangka DETEKSI KANKER SERVIKS DAN PAYUDARA PADA BULAN OKTOBER 2017

    Selengkapnya
  • Deteksi Dini Kanker Serviks dan Kanker Payudara di Desa Garessi Kab. Barru
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Sosialisasi deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara yang dirangkaikan pemeriksaan iva dan dan pemeriksaan payudara klinis sadanis di dusun Maranae Desa Garessi tanggal 16 oktober 2017

    Selengkapnya