Kanker Pada Anak (2) : Limfoma Maligna

2013-12-18

Ditampilkan :

LIMFOMA MALIGNUM

 

  1. PENGERTIAN

     Limfoma Malignum adalah suatu keganasan primer jaringan limfoid yang bersifat padat.

     Klasifikasi :

1. Limfoma Hodgkin

Limfoma Hodgkin merupakan jenis keganasan yang cepat tumbuh secara progresif. Jenis ini dapat disembuhkan dengan pemberian terapi kombinasi yaitu kemoterapi dan radiasi. Rata-rata angka penyembuhan sekitar 93 persen.

2. Limfoma Non- Hodgkin

Limfoma Non-Hodgkin merupakan kanker yang berasal dari sel limfosit (limfosit T maupun limfosit B). Terdapat lebih dari 15 tipe berbeda yang dikelompokkan dalam 3 sub tipe, yaitu Limfoblastik Limfoma (LBL), Small Non Cleaved Cell (Burkit's dan Non Burkit's), Large Cell Limphoma (histiositik).

 

  1. EPIDEMIOLOGI DAN FAKTOR RISIKO

Pada anak angka kejadian tertinggi yaitu pada usia 7-10 tahun dan lebih banyak dijumpai pada anak laki-laki dibandingkan perempua dengan perbandingan 2,5 : 1. Pada tahun 2006-2010 dijumpai 31 kasus baru di RSKD dan 58 kasus baru di RSCM.

Meskipun penyebab keduanya belum diketahui, bebe rapa faktor diduga dapat dianggap sebagai penyebab, seperti infeksi virus (Epstein-Barr Virus dan Human Immunodeficiency Virus).

 

  1.  TANDA DAN GEJALA
  1. Pembengkakan kelejar getah bening yang progresif di leher (spesifik di supraklavikula), ketiak, pangkal paha dan tanpa rasa nyeri.
  2. Sesak napas dan sindrom vena cava superior yang disebabkan oleh desakan tumor di daerah mediastinum
  3. Obstruksi saluran pencernaan pada tumor yang berlokasi di abdominal
  4. Demam, keringat malam, lemah, lesu, nafsu makan berkurang (BB turun secara progresif)

 

  1. STADIUM

Stadium menurut St.Jude Children's Research Hospital :

Stadium I :

Tumor tunggal (ekstranodal) atau tumor tunggal nodal, kecuali di daerah mediatinum atau abdomen

Stadium II :

·         Tumor tunggal (ekstranodal) dengan keterlibat dan kelenjar regional pada sisi diafragma pada dua atau lebih area nodul

·         Dua tumor (ekstranodal) dengan atau tanpa keterlibatan kelenjar regional.

·         Tumor lebih dari satu tetapi masih dalam satu sisi diafragma

·         Tumor primer pada gastrointestinal (ileosekal) dengan atau tanpa keterlibatan kelenjar mesenterium. 

Stadium III

·         Tumor lebih dari 2 (ekstranodal) pada kedua sisi diafragma.

·         Tumor dua atau lebih pada sisi diafragma.

·         Tumor primer di daerah intratorakal (mediastinal, pleura, timus).

·         Tumor meluas pada intraabdominal yang tidak dapat direseksi.

·         Tumor pada paraspinal atau epidural.

Stadium IV

Tumor meluas dengan penyebaran ke sumsum tulang atau susunan saraf pusat.

 

  1. DIAGNOSIS

Anamnesis :

·         Benjolan (lebih dari 2 cm) tanpa rasa nyeri dan cepat membesar

·         Sesak napas

·         Demam

·         Keringat malam

·         Lemah dan lesu

 

Pemeriksaan Fisik :

·         Pembengkakan KGB yang sulit digerakkan di leher (spesifik : supraklavikula), ketiak, pangkal paha, tanpa rasa nyeri

·         Pembengkakan kelenjar tunggal atau multipel pada satu atau beberapa tempat

·         Gejala sesak napas dan sindrom vena cava superior yang disebabkan desakan massa di rongga dada.

 

Pemeriksaan Penunjang :

·         RS tipe B dan C

Pemeriksaan darah rutin, LDH, foto toraks, foto abdomen, biopsi, aspirasi sumsum tulang, CT-scan dan pemeriksaan patologi anatomi

·         RS tipe A

Pemeriksaan darah rutin, LDH, foto toraks, foto abdomen, biopsi, aspirasi sumsum tulang, CT-scan, pemeriksaan patologi anatomi, imunohistokimia dan MRI

 

  1. TATA LAKSANA
    1. Kemoterapi
    2. Radiasi

 

 

Berita Terbaru

  • POSBINDU DI TEMPAT KERJA (DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA SOLOK, SUMATERA BARAT)
    Oleh : Sumatera Barat

    Pelaksanaan posbindu ditempat kerja di rutin (2 kali setahun), institusi/tempat kerja yang terakomodir baru 17 OPD di Kota Solok.

    Selengkapnya
  • Dalam rangka persiapan lomba desa siaga dan P2KS Desa Adimulyo
    Oleh : Lampung

    Puskesmas Adi luhur melakukan kegiatan pemeriksaan IVA dan CBE di Desa Adi Mulyo bersama PKK. Kabupaten Mesuji

    Selengkapnya
  • Workshop peningkatan pelayanan penderita Diabetes Melitus Tingkat Kabupaten Barru
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Peningkatan kapasitas petugas pengelola program P2PTM puskesmas se-kabupaten Barru dalam melayani penderita penyakit Diabetes Melitus.

    Selengkapnya
  • Posbindu Khusus Di Instansi Dinas Kesehatan Kab. Barru
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Kegiatan deteksi dini Faktor Risiko PTM sekaligus pembentukan Posbindu Khusus di Dinas Kesehatan Kab. Barru pada tanggal 7 agustus 2017

    Selengkapnya
  • Deteksi Dini FR PTM Pada Pengemudi DAMRI Pengantar Calon Jamaah Haji Dinas Kesehatan Kab. Sinjai
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Deteksi Dini FR PTM Pada Pengemudi DAMRI Pengantar Calon Jamaah Haji Dinas Kesehatan Kab. Sinjai, Tanggal 6 Agustus 2017

    Selengkapnya