Pekan Keselamatan di Jalan

2013-12-12

Ditampilkan :

PEKAN KESELAMATAN JALAN 2013

Anak sekolah sebagai Agen Pembaharu  
            
                                                  

Kejadian kecelakaan lalu lintas cenderung meningkat dalam jumlah maupun jenisnya dengan angka kesakitan, kecacatan dan kematian yang terus meningkat. Data dunia yang tercakup dalam Global Status Report on Road Safety 2013 menunjukkan bahwa sekitar 1,24 juta orang meninggal setiap tahunnya karena kecelakaan di jalan raya, ini merupakan penyebab kematian urutan ke delapan di dunia. Diperkirakan tahun 2030, bila tidak dilakukan program yang baik, maka kematian akibat kecelakaan di jalan raya akan menjadi penyebab kematian nomor 5 di dunia. Dari segi ekonomi, diperkirakan secara kasar, biaya karena kecelakaan lalu lintas sebesar 1% dari produk national bruto di negara-negara dengan penghasilan rendah, dan semakin tinggi di negara maju.

Sehubungan dengan hal tersebut, Kementerian Kesehatan yang merupakan bagian dari unsur yang bertanggung jawab terhadap Keselamatan Jalan melakukan upaya pengendalian kecelakaan lalu lintas pada Pekan Keselamatan Jalan tahun 2013 ini yang jatuh pada tanggal 6-12 Mei,  dengan lebih menitikberatkan kepada keterlibatan anak sekolah.

Pekan Keselamatan Jalan merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan pada Dekade Aksi Keselamatan Jalan (Decade of Action for Road Safety) atau DoA yang merupakan kegiatan yang menyeluruh/komprehensif antar lintas program dan lintas sektor dalam upaya menurunkan angka fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas baik secara nasional, regional, maupun global.  Target global DoA adalah menurunkan 50% fatalitas korban dan cedera berat/serius sampai dengan tahun 2020. Dalam mendukung aksi ini, Presiden Republik Indonesia telah mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2013 tentang Program Dekade Aksi Keselamatan Jalan.

Fokus utama Kementerian Kesehatan pada anak sekolah tahun ini karena pengguna jalan usia muda terutama siswa sekolah merupakan kelompok yang rawan mengalami kecelakaan baik sebagai pejalan kaki, pengendara sepeda maupun pengendara sepeda motor, mengingat tingginya mobilitas siswa terutama saat jam berangkat dan pulang sekolah.  Data dunia menunjukkan kecelakaan di jalan raya merupakan penyebab kematian utama pada anak muda berusia 15 – 29 tahun. Berdasarkan data Kepolisian, pada tahun 2010, kasus KLL tertinggi pada usia 15 – 19 tahun (16.7%), dan jenis kendaraan terbanyak yang terlibat kecelakaan adalah sepeda motor sebanyak 75%.
Dengan alas an tersebut  Anak usia sekolah perlu mendapatkan pendidikan tentang keamanan dan keselamatan berlalu-lintas sejak dini, dengan membekali pengetahuan dan peraturan lalu lintas pada usia sekolah sehingga dapat menumbuhkan kesadaran tertib dan disiplin berlalu-lintas. Selanjutnya diharapkan kesadaran tersebut menjadi suatu kebiasaan yang akhirnya membudaya di masyarakat. Harapan besar terhadap mereka agar menjadi agen pembaharu yang dapat memberi pengaruh positif terhadap masyarakat di sekitarnya. Kegiatan yang dapat mereka lakukan antara lain seperti meningkatkan kesadaran tentang pengaruh dan risiko Kecelakaan Lalu Lintas terhadap pengguna jalan usia muda dan mempromosikan aksi-aksi yang mendukung keamanan dan keselamatan di jalan seperti : penggunaan helm, sabuk keselamatan, larangan konsumsi alkohol serta pengendalian kecepatan selama berkendara. Pembekalan pengetahuan kepada anak sekolah, yang terdiri dari siswa SM dan SMA ini telah berlangsung pada 6-8 Mei 2013 yang lalu di Pontianak Kalimantan Barat.

Pesan Keselamatan
Selain pada aktifitas pembekalan kepada siswa sekolah, pada tahun 2013 ini, Kementerian Kesehatan menyampaikan 20 pesan Keselamatan yang ditujukan kepada masyarakat luas. Isi pesan Pekan Keselamatan Jalan Tahun 2013 sbb :

  1. Patuhi aturan dan rambu-rambu lalu lintas
  2. Menyeberang di tempat penyeberangan (jembatan penyeberangan atau zebra cross)
  3. Pejalan kaki agar berjalan di tempat yang disediakan dan aman
  4. Melihat ke kanan dan ke kiri sebelum menyeberang
  5. Selalu konsentrasi dan beri tanda bila menyeberang
  6. Pastikan pejalan kaki terlihat pengendara, terutama di malam hari
  7. Berbusana terang atau mencolok saat berjalan atau berkendara
  8. Selalu menggunakan helm yang terstandar saat naik sepeda/sepeda motor
  9. Selalu memasang sabuk keselamatan saat naik mobil
  10. Kurangi kecepatan saat berkendara
  11. Hindari berkendara saat mengantuk/kurang tidur
  12. Hindari berkendara saat lelah 
  13. Hindari berkendara saat stress
  14. Hindari berkendara saat kondisi tubuh tidak sehat
  15. Hindari berkendara setelah minum obat yang membuat kantuk
  16. Hindari minum minuman keras terutama jika akan mengemudi
  17. Hindari membawa beban atau orang melebihi kapasitas kendaraan
  18. Hindari berkendara saat cuaca buruk
  19. Beristirahatlah jika mengantuk atau kelelahan saat mengemudi
  20. Cek kelengkapan kendaraan sebelum berkendara

 

Kegiatan lain
Berbagai kegiatan lain juga dilakukan oleh instansi yang berada dibawah Kementerian Kesehatan, sesuai dengan kondisi dan situasi setempat. Kegiatan tersebut antara lain :

  1. Kampanye dan promosi kesehatan, keamanan dan keselamatan di jalan ditujukan kepada anak sekolah
  2. Peningkatan kapasitas untuk Pertolongan Pertama pada Kecelakaan.
  3. Jalan santai, fun bike, senam maupun aktivitas fisik bersama.
  4. Deteksi dini faktor risiko kecelakaan antara lain tekanan darah, alkohol, Amphetamin, tes Buta Warna dan riwayat penyakit yang berpotensi membahayakan saat berkendara seperti epilepsi, penyakit jantung bawaan, gangguan penglihatan, kelemahan anggota gerak, dan sebagainya) 
  5. Peragaan misalnya: Peraturan Lalu lintas/senam, berkendara yang aman (safety riding) dan penggunaan Helm SNI.
  6. Penyebarluasan media cetak (brosur, poster, leaflet) kepada pengguna jalan.

Dengan adanya upaya-upaya diatas diharapkan dapat tercapai penurunan yang berarti pada angka kecelakaan lalu lintas sehingga mencapai masyarakat yang lebih sehat.

Berita Terbaru

  • Pelatihan Pelaporan PTM melalui Portal Web.
    Oleh : Jawa Timur

    Diikuti oleh pemegang program PTM dan Bidan Koordinator Puskesmas se Wilayah Kabupaten Kediri

    Selengkapnya
  • Pelatihan PANDU PTM angkatan I Tahun 2017 Provinsi NTB
    Oleh : Nusa Tenggara Barat

    Pelatihan PANDU PTM angkatan I Tahun 2017 di Provinsi NTB berlangsung selama 6 Hari di Hotel Grand Legi Mataram NTB

    Selengkapnya
  • Peningkatan Kapasitas Petugas PTM Kegiatan Posbindu Tahun 2017 Provinsi NTB
    Oleh : Nusa Tenggara Barat

    Peningkatan Kapasitas Petugas PTM Kegiatan Posbindu tahun 2017 Provinsi NTB dilaksanakan selama 5 Hari. Mulai tanggal 15 Mei - 19 Mei 2017 di Hotel Lombok Plaza Mataram.

    Selengkapnya
  • Pelatihan Deteksi Dini Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim dengan Metode IVA angkatan II Tahun 2017 Provinsi NTB
    Oleh : Nusa Tenggara Barat

    Pelatihan Deteksi Dini Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim

    Selengkapnya
  • Reward Berhenti Merokok pada HKN ke-53 Kota Solok Sumatera Barat
    Oleh : Sumatera Barat

    Giat Puskesmas Nan Balimo Kota Solok, sebagai puskesmas dengan icon menekan angka kesakitan dan kematian FRPTM khusus untuk kebiasaan merokok pada masyarakat

    Selengkapnya