Hipertensi

2013-10-22

Ditampilkan : 8883

Anda pasti sudah sering mendengar tentang hipertensi atau tekanan darah tinggi, atau bahkan sudah pernah mengalaminya. Mendengarnya saja enggan dan pasti tidak ada yang mau mengalaminya. Banyak sekali mitos di masyarakat tentang penyakit ini. Ada yang bilang penyakit ini tidak bisa disembuhkan. Ada pula komentar kalau minum obat hipertensi bisa terkena penyakit ginjal.

Wahh,,, yang mana yang benar ya? Berikut tim kementrian kesehatan akan memberikan 15 FAKTA TENTANG HIPERTENSI

  1. Hipertensi adalah suatu keadaan di mana tekanan darah menjadi naik karena gangguan pada pembuluh darah yang mengakibatkan suplai oksigen dan nutrisi yang dibawa oleh darah terhambat sampai ke jaringan tubuh yang membutuhkannya.
  2. Pada tahun 2007 jumlah penderita hipertensi di Indonesia mencapai 31,7%
  3. 76 % dari penderita hipertensi tidak pernah menyadari dirinya sakit.
  4. Tekanan darah normal adalah 120/80 mmHg, lebih dari itu WASPADA HIPERTENSI!
  5. Seseorang disebut hipertensi bila tekanan darah ≥140/90
  6. Gejala hipertensi diantaranya pusing, sakit kepala, tengkuk terasa pegal, penglihatan kabur, sering kesemutan, jantung berdebar, dan cepat merasa lelah. Namun jangan tunggu gejala datang karena sebagian besar penderita hipertensi tidak bergejala.
  7. Bahaya hipertensi bisa mengenai banyak organ tubuh diantaranya mata, otak, ginjal, dan jantung
  8. Usia diatas 55 tahun lebih berisiko terkena hipertensi
  9. Hipertensi berkaitan dengan keturunan, apabila kedua prang tua hipertensi maka 45 % berisiko menurun ke anaknya. Maka apabila anda berisiko segeralah ubah gaya hidup dan control tekanan darah secara teratur
  10. Orang dengan obesitas 5 kali lebih berisiko terkena hipertensi
  11. Kurang aktivitas, merokok,makanan asin, minum alcohol dan stress dapat meningkatkan risiko hipertensi
  12. Batasi garam 1 sendok teh per hari tiap memasak dapat menurunkan risiko hipertensi
  13. Hipertensi dapat dicegah, bila sudah terkena pun dapat dikontrol dengan minum obat teratur dan mengubah pola hidup menjadi lebih sehat.
  14. Daun kumis kucing, daun seledri dan daun pegagan dapat dijadikan jamu pendamping obat untuk membantu menurunkan tekanan darah.
  15. Hipertensi tidak mematikan, namun apabila dibiarkan maka efek fatal dapat terjadi ke organ lain seperti stroke pada otak dan gagal jantung. Komplikasi inilah yang dapat menyebabkan kematian.

Setelah mengetahui beberapa fakta diatas diharapkan anda dapat lebih mengenal tentang hipertensi. Untuk menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat hipertensi tentu memerlukan peran serta seluruh masyarakat, bukan hanya pemerintah. Mulai dari diri anda, keluarga anda dan lingkungan terdekat. Perubahan dapat dimulai dengan perilaku CERDIK, seperti berikut:

  • Cek kesehatan secara berkala.Periksakan tekanan darah, berat badan, dan kadar kolesterol ke puskesmas terdekat. Lakukan secara rutin, misal sebulan atau dua bulan sekali.
  • Enyahkan asap rokok
  • Rajin aktifitas fisik. Olahraga 30 menit dan lakukan dengan rutin dapat menurunkan risiko hipertensi
  • Diet sehat dengan kalori seimbang. 
  • Makan makanan yang bervariasi. Kurangi makanan cepat saji atau makanan berpengawet.
  • Istirahat yang cukup
  • Kelola stres

Berita Terbaru

  • Dalam rangka persiapan lomba desa siaga dan P2KS Desa Adimulyo
    Oleh : Lampung

    Puskesmas Adi luhur melakukan kegiatan pemeriksaan IVA dan CBE di Desa Adi Mulyo bersama PKK. Kabupaten Mesuji

    Selengkapnya
  • Workshop peningkatan pelayanan penderita Diabetes Melitus Tingkat Kabupaten Barru
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Peningkatan kapasitas petugas pengelola program P2PTM puskesmas se-kabupaten Barru dalam melayani penderita penyakit Diabetes Melitus.

    Selengkapnya
  • Posbindu Khusus Di Instansi Dinas Kesehatan Kab. Barru
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Kegiatan deteksi dini Faktor Risiko PTM sekaligus pembentukan Posbindu Khusus di Dinas Kesehatan Kab. Barru pada tanggal 7 agustus 2017

    Selengkapnya
  • Deteksi Dini FR PTM Pada Pengemudi DAMRI Pengantar Calon Jamaah Haji Dinas Kesehatan Kab. Sinjai
    Oleh : Sulawesi Selatan

    Deteksi Dini FR PTM Pada Pengemudi DAMRI Pengantar Calon Jamaah Haji Dinas Kesehatan Kab. Sinjai, Tanggal 6 Agustus 2017

    Selengkapnya
  • Pelatihan Kader Posbindu dikota Solok
    Oleh : Sumatera Barat

    Pelatihan ini diikuti oleh kader posbindu di 27 Posbindu di 13 Kelurahan se-Kota Solok

    Selengkapnya